Vietnam Batasi Impor Mobil, Mendag Tawarkan Inspeksi ke Pabrik

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat mendatangi rumah duka  Sukamdani Sahid Gitosardjono di Jalan Imam Bonjol No.50, Jakarta, 21 Desember 2017. TEMPO/Kartika Anggraeni

    Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat mendatangi rumah duka Sukamdani Sahid Gitosardjono di Jalan Imam Bonjol No.50, Jakarta, 21 Desember 2017. TEMPO/Kartika Anggraeni

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia menawarkan pemerintah Vietnam melakukan pemeriksaan terhadap pabrik otomotif di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan pembatasan impor mobil oleh pemerintah Vietnam. "Jadi pabriknya waktu industri proses, mari kita periksa," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 5 Maret 2018, terkait dengan kebijakan proteksi atas ekspor otomotif ke Vietnam.

    Ekspor produk otomotif Indonesia ke Vietnam hingga Maret 2018 terhenti karena kebijakan pemerintah negara tersebut, yang memberlakukan dua peraturan baru terkait dengan impor kendaraan bermotor.

    Peraturan itu adalah Prime Minister Decree Nomor 116/2017 (Decree on Requirements for Manufacturing, Assembly and Import of Motor Vehicle, and Trade in Motor Vehicle Warranty and Maintenance Services) dan Circular Nomor 03/2018 (regulation on the checking on imported automobiles for technical safety and environmental protection in line with the Decree No. 116/2017/ND-CP).

    Baca: Vietnam Batasi Impor, Ekspor Mobil Lokal Malah Naik 19,46 Persen

    Enggartiasto menjelaskan, Indonesia telah mengirim delegasi untuk menyampaikan sejumlah usul atas kebijakan tersebut. Dia menambahkan, usul tersebut akan diterjemahkan ke bahasa Vietnam. Untuk saat ini, kata dia, setiap pengiriman unit kendaraan diperiksa pemerintah Vietnam.

    Pemeriksaan dilakukan untuk menguji apakah emisi dan uji keselamatan sesuai dengan regulasi pemerintah Vietnam. Terkait dengan kebijakan proteksi atas otomotif yang dapat berdampak pada nilai ekspor Indonesia itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan Jepang sebagai pemegang merek kendaraan yang berproduksi di Indonesia.

    Enggar menyampaikan penurunan penjualan kendaraan juga berpotensi terjadi di Thailand, yang juga memiliki pabrik produksi kendaraan asal Negeri Sakura itu.

    Indonesia telah mengutus delegasi yang melakukan rangkaian konsultasi teknis dengan pemerintah dan asosiasi kendaraan bermotor Vietnam, yang terdiri atas perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan Gaikindo.

    Baca: Ini Langkah Suzuki Hadapi Pembatasan Impor Mobil Vietnam

    Delegasi tersebut melakukan pertemuan-pertemuan terpisah dengan Deputy Minister of Industry and Trade Tran Quoc Kanh, Vice Chairman of The Government/Prime Minister Office Nguyen Cao Luc, Deputy Minister of Transport Le Dinh Tho, dan Chairman of Vietnam Automobile Manufacturers Association (VAMA) Toru Konishita.

    Deputy Minister Vietnam Le Dinh Tho menyampaikan, pada dasarnya, VTA yang dimiliki Indonesia telah diterima secara positif oleh Vietnam. Kendati demikian, masih diperlukan sejumlah penambahan informasi mengenai elemen data, sesuai dengan peraturan pemerintah Vietnam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.