Unik, Polres Garut Undang Ustadz Ceramahi Pelanggar Lalu Lintas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Polisi menindak pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas pada

    Sejumlah Polisi menindak pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas pada "Operasi Zebra Jaya 2016" di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 16 November 2016. Operasi yang digelar 16-29 November 2016 tersebut dilakukan secara serentak di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk di ruas jalan Tol. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Lalu Lintas Polres Garut mengundang ustadz untuk menceramahi para pelanggar peraturan lalu-lintas yang terjaring dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2018 di Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 8 Maret 2018.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Ajun Komisaris Erik Bangun Prakasa mengatakan, para pelanggar sengaja dikumpulkan untuk diceramahi oleh ustadz agar sadar terhadap keselamatan diri dan orang lain saat berkendara di jalan raya.

    "Sengaja mengundang ustaz yang biasa memberikan ceramah di lingkungan Polres Garut untuk memberikan pengertian atau pemahaman kepada pelanggar lalu lintas," katanya.

    Baca: HPM Recall 10 Ribu Unit Honda CR-V 2017, Ini Penyebabnya

    Ia menuturkan, operasi gabungan itu melibatkan Dinas Perhubungan dan Polisi Militer dengan sasaran pengendara sepeda motor maupun mobil serta truk angkutan barang.

    Petugas di lapangan, kata dia, memeriksa penggunaan atribut pengendara seperti helm maupun dalam kendaraan seperti lampu dan spion termasuk memeriksa masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

    Jika terbukti melanggar peraturan lalu lintas, kata Erik, pengendara yang bersangkutan langsung diberi sanksi tilang, selanjutnya diceramahi oleh ustaz di lokasi operasi.

    "Khusus bagi wajib pajak kendaraan yang belum menunaikan kewajibannya membayar pajak kendaraanya diberikan pemahaman dari sisi aturan agamanya," katanya.

    Baca: Bos BMW, Tesla dan Geely Masuk 100 Besar Orang Terkaya di Dunia

    Ia menambahkan, pengendara yang belum taat pajak kendaraan diminta untuk menyelesaikan pajaknya di tempat yang sudah disiapkan dalam operasi itu.

    Kendaraan pajak keliling, kata dia, sengaja dilibatkan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraannya.

    "Kami juga menyiapkan kendaraan pajak operasional keliling bagi wajib pajak yang melanggar dan bisa bayar di tempat," katanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H