Kia Akan Merilis Mobil Mewah Dihiasi 176 Permata Pertengahan 2018

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Kia K900. Sumber: bisnis.com

    All New Kia K900. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kia Motors telah merilis sketsa dari sedan mewah All New Kia K900 yang akan dipasarkan mulai kwartal kedua 2018. Hasil dari kolaborasi kantor pusat Kia Global Design di Namyang, Korea, dan studio desain Amerika Serikat di Irvine, California, ini menggabungkan keseimbangan desain yang indah dengan garis-garis yang elegan dan mengalir serta detil yang geometris.

    Canggih dan megah, K900 memperkenalkan keanggunan, modern dan gravitasi ke segmen sedan besar. Desainer Kia terinspirasi dari konsep “Gravity of Prestige”, yang memancarkan kemewahan dan ketenangan. Berdasarkan konseptual dari perubahan bentuk energi yang kental, gril khas Quadric Pattern merupakan titik fokus dari K900, serta perwujudan dari desain aslinya.

    Baca: Inilah Senjata KIA Lawan Sedan Sport Audi A5 dan BMW 4 Series

    Terdapat 176 sel permata buatan pada gril, menunjukkan energi yang terlepas dan berakselerasi menjauh dari pusatnya. Garis yang alami dan mengalir dari area depan, naik sampai bagian kap mesin, menyapu ke sisi belakang dan berujung di bagian belakang.

    Detail desain geometris menambah unsur modern dan teknologi tinggi. Dipengaruhi oleh lintasan cahaya, desain headlamp “Duplex Comet” terdapat pada K900 dengan gambar visual yang progresif dan mewah.

    Baca: Alasan KIA Luncurkan Picanto X-Line Crossover di FrankFurt

    Pada profilnya, kilatan krom menambahkan kedalaman visual ke bagian tubuh yang halus, berjalan di sepanjang pintu dan seputar area belakang bawah dari K900. Garis jendela krom menambahkan tingkat teknis dan struktur ke pilar C yang mengalir bebas sebelum digabungkan dengan dek belakang. Lampu belakang dan rumah knalpot juga dilengkapi dengan detil krom.

    All New Kia K900 akan diproduksi di Korea dan akan mulai dijual di pasar global yang terpilih mulai kuartal kedua 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.