Nissan Grand Livina Terjual 629 Unit, NMI Masih Percaya Diri

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan Nissan Grand Livina Special Version di Tangerang, Sabtu, 10 Maret 2018. Model ini mengalami sejumlah penyegaran, terutama di bagian aero kits. TEMPO/Muhammad Kurnianto.

    PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan Nissan Grand Livina Special Version di Tangerang, Sabtu, 10 Maret 2018. Model ini mengalami sejumlah penyegaran, terutama di bagian aero kits. TEMPO/Muhammad Kurnianto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Indonesia (NMI) menyegarkan penampilan Nissan Grand Livina melalui model Special Version dengan penambahan aero kit dan ornamen baja tahan karat serta rear roof spoiler dua warna.

    Kendati tidak mengalami perubahan total sejak pertama kali mengaspal di Indonesia pada 2007, Nissan Indonesia meyakini model Livina masih menarik minat konsumen dari kalangan keluarga. "Iyalah masih pede, kalau tidak pede sudah kami diskontinu. Makanya kami lakukan sedikit action pada produknya," kata Vice President Director of Marketing and Sales NMI Davy J. Tuilan kepada wartawan di Serpong, Sabtu, 10 Maret 2018.

    Baca: Nissan Grand Livina Special Version Diluncurkan, Simak Ubahannya

    Davy mengatakan Grand Livina terjual 629 unit pada Desember 2017. Angka itu dinilai cukup bagi Nissan untuk terus mendorong kembali penjualan Livina di segmen multi-purpose vehicle (MPV) yang gemuk. "Kami masih jual 629 unit, it's okay. Itu strategi masing-masing perusahaan. Masih banyak yang mau beli Livina," kata Davy.

    Ia pun menampik pakem-pakem yang menyebutkan bahwa mobil harus berganti model setiap 10 tahun sekali, sementara Livina masih menggunakan model generasi pertama sejak 2007. "Jadi tidak ada pakem life cycle 10 tahun atau 5 tahun atau 3 tahun. Tergantung taktik masing-masing perusahaan," katanya.

    Simak: Inilah Nissan Grand Livina Facelift versi Joe Taslim

    Ketika ditanya soal target jualan Nissan Grand Livina edisi spesial, Davy menjawab, "Kami tidak ada target tertentu, yang penting ada produk baru untuk memotivasi konsumen dan dealer Nissan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.