Rabu, 19 September 2018

Penjualan Xpander Kalahkan Toyota Avanza, Ini Strategi Mitsubishi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander saat melintas di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa, 21 November 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mitsubishi Xpander saat melintas di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa, 21 November 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Banyuwangi – Berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Mitsubishi Xpander pada Februari 2018 mengalahkan Toyota Avanza. Penjualan Xpander yang sebelumnya 7.079 unit (Januari) naik menjadi 7.400 unit, sedangkan Avanza dari 7.543 unit (Januari) turun menjadi 6.773 unit.

    Mitsubishi terus memperluas jaringan layanan dengan memperbanyak jumlah dealer di sejumlah wilayah, termasuk tujuh dealer baru yang bakal dibangun di Provinsi Jawa Timur pada tahun fiskal 2018.

    Baca: Nissan Akan Produksi LMPV Berbasis Mitsubishi Xpander

    Bertambahnya jumlah dealer otomatis membuat Mitsubishi mematok target pangsa pasar yang lebih tinggi. Pajero Sport menjadi salah satu andalan. Di sisi lain, Mitsubishi juga terus mendorong agar keluaran terbarunya, Xpander, makin banyak terjual.

    Pada awal Xpander diluncurkan, Head of Sales and Marketing Region 2 Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Amiruddin mengatakan, Mitsubishi punya target meraih pangsa pasar 20 persen di pasar low multi-purpose vehicle (MPV).

    Baca: Aksi Spekulan, Harga Mitsubishi Xpander Lebih Tinggi dari Pabrik

    “Saat ini kami targetkan market share lebih-kurang 27 persen,” katanya di Banyuwangi, Senin, 12 Maret 2018. Fokus Mitsubishi saat ini, menurut Amiruddin, adalah memperkuat pangsa pasar Mitsubishi Xpander.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.