All New Toyota Rush Lengserkan Honda HR-V dari Penguasa LSUV

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampak luar All New Toyota Rush yang diluncurkan secara resmi oleh TAM Toyota Astra Motor di Jakarta, 23 November 2017. All New Toyota Rush hadir dengan penampilan sama sekali baru mengusung konsep tough dan dynamic namun tetap mempertahankan DNA-nya sebagai real SUV. Tempo/Tony Hartawan

    Tampak luar All New Toyota Rush yang diluncurkan secara resmi oleh TAM Toyota Astra Motor di Jakarta, 23 November 2017. All New Toyota Rush hadir dengan penampilan sama sekali baru mengusung konsep tough dan dynamic namun tetap mempertahankan DNA-nya sebagai real SUV. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor menggenjot produksi All New Toyota Rush. Langkah ini diambil untuk mengimbangi sepanjang dua bulan pertama surat pemesanan kendaraan (SPK) low sport utility vehicle (LSUV) tersebut tembus lebih dari 20.000 unit. Hasilnya, Toyota Rush kini sudah mengkudeta Honda HR-V sebagai penguasa pasar LSUV.

    Saat ini, jumlah SPK tersebut 39,7 persen di atas pasokan ke diler Avanza yang menjadi tulang punggung perusahaan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pabrik ke diler New Rush pada Januari—Februari 2018 sepertiga total SPK, atau 6.991 unit. Perusahaan masih punya hutang 13.009 unit kepada konsumen.

    Baca: Surat Pemesanan All New Toyota Rush Melebihi Penjualan 2017

    Vice President TAM Henry Tanoto mengatakan fokus perusahaan saat ini adalah menghadirkan total ownership experience atau pengalaman kepemilikan mobil. Mengurangi waktu tunggu adalah satu strategi yang tengah diupayakan.

    “Ini yang menjadikan kami harus menjaga alokasi yang cukup besar kepada Rush setidaknya untuk beberapa waktu kedepan, tetapi tetap menjaga agar tidak mengganggu pelayanan terhadap produk Toyota lainnya,” kata Henry dalam keterangan tertulis, Sabtu 17 Maret 2018.

    Honda HR-V di GIIAS 2016, ICE BSD, Serpong, Tangerang. (Dok Honda)

    Pembaruan Rush menjadikan model ini kembali menjadi pemimpin segmen LSUV. Honda, harus rela menyerahkan titel tersebut. Dari data Gaikindo, Toyota Rush menguasai 41,25 persen pasar LSUV. Diikuti kemudian oleh Honda HR-V 1.5 28,78 persen, lalu saudara kandung Rush, Daihatsu Terios 24,29 persen.

    Baca: Penjualan Xpander Salip Avanza, Ini Kata Bos Toyota

    Sementara itu, Honda BR-V yang sempat mencicipi manisnya kue LSUV, merosot jauh. Mobil ini hanya berkontribusi 2,41 persen terhadap pasokan ke diler LSUV sepanjang dua bulan pertama tahun ini. Penjualan pabrik ke diler LSUV terkoreksi 7,96 persen sepanjang Januari—Februari 2018 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Faktor penyebabnya adalah agen pemegang merek menurunkan pasokan Honda HR-V 1.5, Honda BR-V, dan Suzuki SX4.

    Adapun Henry mengatakan saat ini masa tunggu New Toyota Rush bagi konsumen mencapai 5 bulan. Menurutnya hal ini membuat pabrikan harus mengerem produksi model lain, seperti Avanza. Sepanjang dua bulan pertama 2018 mobil kecil serbaguna (LMPV) ini turun 10,21 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.