Honda Jazz Mengalami Penarikan di Cina, Ini Penjelasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sedan hatchback Honda Fit (biasa dikenal sebagai Honda Jazz di Indonesia) Hybrid ini diklaim sebagai mobil paling irit di Jepang. Dia bisa melaju 36,4 kilometer dengan seliter bahan bakar. (DOK. HONDA)

    Sedan hatchback Honda Fit (biasa dikenal sebagai Honda Jazz di Indonesia) Hybrid ini diklaim sebagai mobil paling irit di Jepang. Dia bisa melaju 36,4 kilometer dengan seliter bahan bakar. (DOK. HONDA)

    TEMPO.CO, Jakarta - GAC Honda, perusahaan patungan Honda dan Guangzhou Automobile Group, akan menarik atau recall 50 unit kendaraan model Fit atau Honda Jazz yang didatangkan impor karena rusaknya kantong udara, menurut pengawas kualitas produk di Cina.

    Penarikan kembali itu ditujukan pada model Honda Fit Hybrid atau Honda Jazz Hybrid  yang diimpor dengan tahun produksi antara 5 Juli 2012 dan 1 Maret 2013, kata Kantor Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi dan Karantina China (AQSIQ), sebagaimana dilansir kantor berita Xinhua, Minggu 18 Maret 2018.

    Baca: Ini Alasan Honda Jazz Menjadi Mobil Bekas Termahal 2017

    Menurut laporan itu, kantung udara yang menghadap kursi penumpang depan diduga tidak berfungsi dan tidak mengembang, sehingga menyebabkan potensi pecahan yang menimbulkan risiko keselamatan pada pengemudi dan penumpang, kata AQSIQ.

    Simak: New Toyota Yaris Lengserkan Honda Jazz dari Tahta Pasar Hatchback

    Pabrikan mobil akan mengganti komponen generator pada kantung udara pada Honda Jazz yang terdampak secara gratis. Adapun penarikan kembali akan dimulai pada 12 April mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.