Ekspor Mobil: Vietnam Menyetujui Sertifikat Laik Jalan Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah melakukan pengecekan mobil yang akan ekspor di Site PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Sindang Laut, Kali Baru, Cilincing, Jakarta, 15 Maret 2018. Pelayanan jasa IKT meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving dan Delivery, serta Vehicle Processing Center (VPC) dan Equipment Processing Center (EPC). Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah melakukan pengecekan mobil yang akan ekspor di Site PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Sindang Laut, Kali Baru, Cilincing, Jakarta, 15 Maret 2018. Pelayanan jasa IKT meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving dan Delivery, serta Vehicle Processing Center (VPC) dan Equipment Processing Center (EPC). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Vietnam akhirnya memberkan approve atau persetujuan sertifikat laik jalan atau vehicle type approval pemerintah Indonesia terhadap kendaraan-kendaraan baru yang akan diekspor ke Negeri Nguyen tersebut. Sehingga, ekspor mobil yang dilakukan oleh pabrikan di Indonesia bisa berjalan lagi. “Berita terbaru: sudah di-approve!” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi kepada Bisnis, Selasa 20 Maret 2018.

    Baca: Tunggu VTA dari Vietnam, TAM Siap Geber Ekspor Toyota Fortuner

    Saat ini, lanjut Ibnu, surat jawaban dari pemerintah Vietnam terkait dengan vehicle type approval (VTA) Indonesia terhadap kendaraan-kendaraan baru yang akan diekspor tersebut sedang diterjemahkan. “Surat sedang kami terjemahkan,” katanya.

    Sejak bulan pertama tahun ini, agen pemegang merek (APM) yang biasa melakukan ekspor kendaraan roda empat ke Vietnam menunda pengapalannya. Kondisi tersebut membuat kinerja ekspor beberapa APM mengalami penurunan pada dua bulan pertama tahun ini.

    Sebelumnya, Director Administration, Corporate, & External Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azzam mengungkapkan, penurunan pengiriman mobil Toyota ke luar negeri terjadi lantaran terdapat hambatan ekspor ke Vietnam.

    Baca: Terhambat di Vietnam, Ekspor Toyota Indonesia Turun 19 Persen

    Perusahaan, lanjutnya mencatat terdapat 1.800 pengiriman Fortuner ke Vietnam yang tertunda dari Januari hingga pertengahan Maret 2018 akibat hambatan ekspor tersebut.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.