Mobil Matik Ini Direkomendasi Gunakan Pelumas Shell Spirax S5 ATF

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shell Spirax S5 ATF X. Sumber: bisnis.com

    Shell Spirax S5 ATF X. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, JakartaShell merilis Spirax S5 ATF X, pelumas transmisi khusus untuk mobil matik, diyakini akan mendapat respons yang positif dari para pengguna mobil matik di Tanah Air yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

    B2C Lubricants Technical Manager Shell Indonesia, Shahwatuzzaki menjelaskan Shell Spirax S5 ATF X yang diformulasikan dan dikembangkan oleh Shell Technology Center telah memenuhi pengesahan dari Aisin JWS 3309 (semua aplikasi), Allisson C-4, Ford MERCON® LV dan Mercon V, General Motors Dexron III-H, JASO 1-A dan 2A-02 1A untuk kendaraan Jepang dan Asia, serta Toyota T-III dan T-IV.

    Baca: Shell Rilis Spirax Pelumas Mobil untuk Matik, Ini Keunggulannya

    Dia mengatakan pelumas transmisi ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya mengurangi gesekan dan memberikan perlindungan terhadap keausan, masa pakai pelumas yang lebih lama, meningkatkan efisiensi bahan bakar, kekentalan lebih stabil terhadap perubahan temperatur.

    Dengan sejumlah keunggulan tersebut, Shell Spirax S5 ATF X sangat cocok digunakan untuk mobil sedan, sport utility vehicle (SUV) dan multi purpose vehicle (MPV).

    Pelumas transmisi mobil otomatis (matik) terbaru dengan kemasan 1 liter tersebut dibanderol dengan harga Rp78.000 dan saat ini sudah bisa didapatkan di bengkel-bengkel rekanan Shell, SPBU Shell dan outlet-outlet Shop & Drive di kota-kota besar se-Indonesia.

    Berikut ini jenis kendaraan/merek otomotif yang direkomendasikan lebih ideal menggunakan Shell Spirax S5 ATF X: Aisin, Allison, Audi, BMW, Fiat, Ford, General Motors, Honda/Acura, dan Hyundai. Selanjutnya, Isuzu, Kia, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, Volvo dan VW.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.