Pembuat Bus Transjakarta Ini Akan Uji Bus Listrik di Paris

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas saat melintasi bus TransJakarta gandeng bekas dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/12). Sebanyak 30 unit bus gandeng telah didatangkan dari Cina secara bertahap yang akan dioperasikan pada 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Seorang petugas saat melintasi bus TransJakarta gandeng bekas dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/12). Sebanyak 30 unit bus gandeng telah didatangkan dari Cina secara bertahap yang akan dioperasikan pada 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Berlin  - Perusahaan bus antarkota Jerman FlixBus berinvestasi dalam e-bus (bus listrik) yang diproduksi oleh pembuat bus Cina, dan berencana untuk menguji mereka pada rute jarak jauh mereka untuk pertama kalinya di dunia.

    Menurut perusahaan bus yang berbasis di Munich, e-bus all-electric pertama akan memulai operasi uji coba antara Paris dan Amiens, Prancis pada bulan April. Bus listrik untuk rute ini dibuat oleh Zhengzhou Yutong Bus Co.

    Baca: Bus Listrik Jenderal Moeldoko Mulai Dipesan

    Pada musim panas 2018, Flix-e-Bus kedua akan memasuki jalan antara Hessen dan Baden-Wurttemberg, Jerman, sebagai bagian dari ekspansi jaringan domestik Jerman untuk pelancong musim panas. Untuk rute ini, semua e-bus akan dipasok oleh pembuat bus Cina, BYD.

    "Saat ini, model bus Cina adalah konsep state-of-the-art untuk e-mobilitas," kata FlixBus kepada Xinhua.

    Perusahaan itu mengatakan e-bus dalam armadanya memiliki jangkauan 200 km untuk saat ini. Namun, kisaran ini diperkirakan akan meningkat dalam waktu dekat karena teknologi yang digunakan dalam baterai e-bus berkembang dengan cepat.

    Baca: Bus Listrik Jenderal Moeldoko Melaju Tanpa Pesaing

    "Ini adalah titik balik potensial dalam mobilitas. Demikian pula, bus jarak jauh all-electric pertama adalah sinyal bagi produsen bus untuk mendorong inovasi dan mengembangkan alternatif kendaraan diesel murni," kata Andre Schwammlein, pendiri dan chief executive officer dari FlixBus.

    FlixBus didirikan pada tahun 2013, dan dengan cepat menjadi mapan sebagai jaringan bus jarak jauh terbesar di Eropa. Pada tahun 2017, pesawat ini membawa 40 juta penumpang.

    Di Indonesia, Yutong dikenal sebagai pemasok bus Transjakarta mulai 2013 silam. Model ini diketahui banyak masalah dalam operasionalnya. Pada 2014, sebanyak 29 bus Transjakarta merek Yutong dikandangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta ketika itu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai insiden terbakarnya salah satu bus Yutong di halte bus All-Azhar, Jakarta Selatan. Kini perusahaan itu bersiap untuk menguji bus listrik pesanan salah satu operator bus terbesar di Eropa, FlixBus. 

    CHINA DAILY | WP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.