Baterai Bekas Nissan Leaf Bisa untuk Menyalakan Lampu Jalan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Leaf akan diluncurkan di Australia, Hong Kong, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan dan Thailand. Nissan juga sedang mempelajari peluncuran kendaraan tanpa emisi ini di Indonesia dan Filipina. Singapura, 6 Februari 2018. TEMPO/Devy Ernis

    Nissan Leaf akan diluncurkan di Australia, Hong Kong, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan dan Thailand. Nissan juga sedang mempelajari peluncuran kendaraan tanpa emisi ini di Indonesia dan Filipina. Singapura, 6 Februari 2018. TEMPO/Devy Ernis

    TEMPO.CO, Namie - Nissan dan afiliasinya, 4R Energy Corporation telah bekerja sama dengan kota Namie, Jepang, untuk memasang lampu jalan baru yang akan didukung oleh kombinasi panel surya dan baterai bekas dari mobil listrik Nissan Leaf.

    Baca: Bus Listrik Yoka ECO Adopsi Teknologi Nissan Leaf

    Proyek yang berjudul “The Reborn Light,” ini bertujuan untuk menyediakan penerangan umum bagi penduduk Namie sebagai bagian dari upaya pemulihan kota setelah gempa bumi dan tsunami pada 11 Maret 2011.

    Proyek ini akan menggunakan banyak baterai mobil listrik bekas,  seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik di seluruh dunia.

    Simak: Fitur Canggih Nissan Leaf Mendekati Mobil Otonom

    Nissan dan 4R telah menciptakan jenis pencahayaan outdoor baru yang beroperasi sepenuhnya dari jaringan listrik utama, tidak memerlukan kabel listrik atau outlet.

    Sebuah prototipe akan diuji pada 26 Maret di pabrik reklamasi baterai 4R di Namie, dengan instalasi skala penuh dimulai pada TA 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.