Produsen Mobil Cina Jago Jiplak dari Rolls Royce Hingga Mercy

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Geely GE (Rolls-Royce Phantom copy). Sumber: thesun.co.uk

    Geely GE (Rolls-Royce Phantom copy). Sumber: thesun.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen otomotif sudah dikenal paling jago meniru pabrikan yang sudah mapan. Dari model mid level hingga high level. Mereka telah menjiplak model Range Rover seharga £ 14.000 atau sekitar Rp 272 juta hingga yang harganya miliaran Mercedes-Benz dan Rolls Royce.

    Biasanya pabrikan memiliki pedesain yang membuat rancangan sendiri namun bagi produsen otomotif Cina menjiplak lebih menjanjikan. Produk yang sama dengan mobil yang populer akan lebih laku dengan harga yang tentunya lebih murah.

    Baca: Inilah Mobil SUV Termahal: Kabin Serasa Berada di Hotel Las Vegas

    Untuk menekan harga jual, produsen Cina kreatif dengan mengabungkan bentuk mobil mewah namun memasangkannya dengan mesin yang lebih murah. Tentunya, mobil jiplakan dengan mobil mewah eropa akan berbanding terbalik soal performa dan kenyamanan.

    Baca: Pesaing Honda HR-V Ini Gunakan Strategi Ganti Warna Elegan

    Pabrikan Cina memang lihai soal jiplak menjiplak hampir semua produk tiruan itu akan sulit dibedakan oleh mata awam. Beberapa produk sangat mirip bahkan bisa dibilang kembar. Soal hukum atas jiplakan tersebut, belum jelas bagaimana pabrikan bisa menghindar. Berikut ini model-model yang berhasil dijiplak.

    1. Geely GE Meniru Rolls-Royce Phantom

    Geely GE (Rolls-Royce Phantom copy). Sumber: thesun.co.uk

    2. LandWind X7 menjiplak Range Rover Evoque

    LandWind X7 (Range Rover Evoque copy). Sumber: thesun.co.uk

    3. Lifan 320 meniru MINI 5-pintu

    Lifan 320 (MINI 5-door). Sumber: thesun.co.uk

    4. Geely Merrie 300 mencontek Mercedes-Benz C-Class

    Geely Merrie 300 (Mercedes-Benz C-Class copy). Sumber: thesun.co.uk

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.