Cina Kembangkan Chip Super Cerdas Mobil Otonom

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil otonom Baidu yang diberi nama Apollo melintas di sebuah jalan umum di Beijing, Cina, Kamis, 22 Maret 2018. (Foto/Reuters)

    Mobil otonom Baidu yang diberi nama Apollo melintas di sebuah jalan umum di Beijing, Cina, Kamis, 22 Maret 2018. (Foto/Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tingkat kecerdasan mobil otonom terus meningkat. China Aerospace Science and Industry Corp's Second Academy, Science and Technology Daily (CASIC) berhasil mengembangkan chip pintar yang ditanam pada mobil otonom. Chip super cerdas ini memiliki kemampuan membaca lingkungan dengan akurasi yang lebih baik dibanding chip serupa yang selama ini digunakan.

    Data terkini mengenai kemampuan mengidentifikasi obyek secara akurat pada teknologi mobil otonom saat ini adalah 90,55 persen, tetapi memerlukan waktu 4 detik untuk membedakan gambar.

    Baca: Beijing Keluarkan Ijin Pengujian Mobil Otonom Baidu

    Namun, sistem yang dikembangkan CASIC mampu melihat gambar hanya dalam waktu 0,03 detik dengan tingkat identifikasi objek mencapai 90,05 persen.

    Direktur Proyek Guo Dui mengatakan timnya akan bekerja dengan beberapa produsen mobil untuk menguji sistem dan memulai produksi skala kecil pada akhir tahun ini.

    Masa depan pengembangan mobil otonom sempat terguncang setelah mobil tanpa supir milik Uber mengalami kecelakaan fatal di Arizona, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Mobil itu menabrak pejalan kaki hingga tewas. Usai kecelakaan, Uber menghentikan seluruh pengembangan dan pengujian mobil otonom untuk sementara waktu.

    Simak: Mobil Otonom Baidu Mulai Diuji di Jalan Umum

    Meski demikian, perusahaan internet raksasa dari Cina, Baidu, mulai menguji mobil otonom yang diberi nama Apollo di jalanan umum di Beijing. Pemerintah Beijing memberikan lisensi pengujian mobil otonom Baidu untuk di jalan raya dan berlaku selama 40 hari. Masa berlaku lisensi ini bisa diperpanjang jika diperlukan.

    Baidu menjadi perusahaan pertama yang melakukan uji jalan mobil otonom di zona yang ditentukan di ibu kota. Lima kendaraan menggunakan sistem kemudi otonom Baidu Apollo menjalani tes di jalan umum di Yizhuang, sebuah daerah pinggiran selatan di Beijing.

    Pemerintah kota mengeluarkan aturan khusus untuk tes jalan mobil otonom pada bulan Desember. Agar memenuhi syarat untuk pengujian jalan, kendaraan harus sudah diuji coba untuk setidaknya 5.000 kilometer dalam lingkungan tertutup dan pengemudi harus menerima tidak kurang dari 50 jam pelatihan, menurut Komisi Transportasi Beijing seperti dilansir China Daily.  

    CHINA DAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.