Mobil Listrik dari Plastik 3D Dibuat Hanya 3 Hari, Simak Harganya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Listrik Plastik 3D pertama di dunia. Sumber: thesun.co.uk

    Mobil Listrik Plastik 3D pertama di dunia. Sumber: thesun.co.uk

    TEMPO.CO, London - Sebuah mobil listrik yang terbuat dari plastik 3D pertama di dunia dibuat dalam waktu hanya 3 hari. Mobil ini nantinya bisa mengubah fenomena pembuatan mobil listrik lebih singkat. Rencananya, mobil prototipe akan dipasarkan pada tahun 2019.

    Mobil seharga £ 7.500 atau Rp 145 juta ini memiliki dimensi mobil Mercedes Benz Smart Fortwo dengan dua tempat duduk. Mobil ini mampu menempuh perjalanan hingga 150 kilometer dengan baterai terisi penuh. Sedangkan kecepatan mobil ini mampu meraih 70 kilometer per jam.

    Baca: Mobil Listrik Terkencang Sedunia Pakai 9.000 Baterai Smartphone

    Dibuat oleh perusahaan start-up XEV Limited, bodi mobil dibangun hanya menggunakan plastik 3D, dan masih menggunakan bahan reguler untuk sasis dan mesin. Sehingga soal keamanan masih bisa diandalkan. Sebagian besar bagian membutuhkan waktu enam jam atau kurang untuk membuatnya.

    Mobil Listrik Plastik 3D. Sumber: thesun.co.uk

    Menurut pendiri perusahaan, penggunaan pencetakan 3D dalam manufaktur mobil dapat mengurangi biaya pengembangan hingga 90 persen, dan secara drastis mengurangi waktu produksi. Mobil LSEV terdiri dari tidak lebih dari 60 bagian, dibandingkan dengan lebih dari 2.000 dalam mobil konvensional yang membuatnya lebih mudah untuk disatukan.

    Mobil Listrik Plastik 3D pertama di dunia. Sumber: thesun.co.uk

    Meski pembuatannya tergolong murah dan cepat namun tak mengorbankan keselamatan. Pada bagian bodi diselipin bahan tambahan pengisi yang bisa menyerap benturan dan meningkatkan kekuatan jika Anda terkena tabrakan.

    Baca: Mobil Listrik Honda Urban EV Bisa Dipesan Awal 2019

    Bekerja sama dengan perusahaan pencetakan 3D Polymaker, XEV Limited mengklaim mereka akan memiliki enam mobil listrik lain yang siap pada akhir Juli. Dan jika jalur produksi mereka berjalan sesuai rencana, sebanyak 20.000 model siap dijual di Asia dan Eropa pada akhir 2019.

    Luo Xiaofan, co-founder dan CEO Polymaker, mengatakan: “XEV adalah proyek produksi massal nyata pertama yang menggunakan pencetakan 3D."

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.