Nissan Akan Mulai Menjual Datsun di Pakistan pada 2019

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil MPV murah yang mencomot mesin dari mobil Nissan March, Datsun Go+ diperkenalkan di Jakarta, (17/9). Mobil MPV yang mampu menampung 7 orang ini dijual dengan harga dibawah 100 juta rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

    Mobil MPV murah yang mencomot mesin dari mobil Nissan March, Datsun Go+ diperkenalkan di Jakarta, (17/9). Mobil MPV yang mampu menampung 7 orang ini dijual dengan harga dibawah 100 juta rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Co., Ltd. memasuki pasar Pakistan dengan menandatangani perjanjian manufaktur dan pemberian lisensi dengan mitra, Ghandhara Nissan Ltd., untuk produksi lokal Datsun di Pakistan.

    Perjanjian tersebut juga mencakup bidang distribusi, yang memberikan akses Nissan di pasar Pakistan, di mana permintaan akan kendaraan baru terus bertumbuh dan mencapai lebih dari 200 ribu unit per tahun.

    Ini merupakan bagian dari strategi Nissan untuk masuk ke pasar-pasar otomotif yang sedang berkembang di dunia, dengan membawa merek dan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Penjualan pertama kendaraan Datsun produksi lokal diharapkan akan mulai dilakukan di Pakistan pada tahun fiskal 2019.

    Baca: Datsun Cross Meluncur di Indonesia, India Rilis Datsun Go Remix

    “Langkah kami untuk memasuki pasar Pakistan merupakan langkah penting dalam pengembangan infrastruktur manufaktur lokal dan kegiatan perekonomian setempat,” kata Peyman Kargar, Nissan Senior Vice President. “Kami percaya bahwa dengan adanya kerja sama yang erat serta dukungan dari pemerintah Pakistan, langkah ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi perekonomian lokal, pelanggan, mitra dan Nissan.”

    Dengan memasuki pasar Pakistan, Nissan akan memberikan ragam pilihan model baru dan desain yang didambakan, yang diproduksi dengan teknologi otomotif modern dari Jepang. Langkah Nissan ini juga akan membantu meningkatkan industri otomotif secara signifikan, yang berkontribusi sekitar 4 persen terhadap Produk Domestik Bruto Pakistan.

    Ghandhara akan berinvestasi sebesar 4,5 miliar rupee Pakistan selama empat tahun pertama. Proyek ini beserta pembangunan jaringan ritel akan menciptakan lebih dari 1.800 lapangan kerja.

    Baca: Penjualan Melorot, Nissan Evalia Menunggu Nasib

    Nissan dan Ghandhara akan bekerja sama mengembangkan fasilitas Ghandhara di Port Qasim, Karachi, sehingga menjadi pabrik manufaktur berkelas dunia. Kemitraan ini akan terjalin dan memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman lokal.

    Proyek tersebut telah memenuhi syarat untuk masuk dalam status kategori ‘brownfield’ dalam Kebijakan Pembangunan Otomotif Pemerintah Pakistan. “Perjanjian ini akan membawa fasilitas berkelas dunia dan teknologi manufaktur terbaik dari Jepang,” kata Ahmed Kuli Khan Khattak, CEO Gandhara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.