Royal Enfield Akan Perkuat Perusahaan di Indonesia dan Thailand

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor Royal Enfield Himalayan yang dipamerkan dalama acara Gaikindo Indonesia Intenational Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Banten, 12 Agustus 2016. Royal Enfield Himalayan merupakan motor penjelajah yang berdiri di atas rangka half-duplex split cradle dengan racikan ground clearance setinggi 220 mm. TEMPO/Fajar Januarta

    Motor Royal Enfield Himalayan yang dipamerkan dalama acara Gaikindo Indonesia Intenational Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Banten, 12 Agustus 2016. Royal Enfield Himalayan merupakan motor penjelajah yang berdiri di atas rangka half-duplex split cradle dengan racikan ground clearance setinggi 220 mm. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, New DelhiRoyal Enfield telah mengumumkan rencana besar soal investasi baru senilai 8 milair atau sekitar Rp 1,6 triliun terkait dengan pembangunan pabrik dan pengembangan anak perusahaannya di Indonesia dan Thailand. Royal Enfield sudah memiliki sebanyak 20 distributor di sejumlah negara seperti Milwaukee, London, Paris, Barcelona, Madrid, Valencia, Bogota, Medellin, Dubai, Jakarta, Bangkok, dan Melbourne. Pengembangan anak perusahaan ini dalam target Royal Enfield untuk meningkatkan produksi dan penjualan di Asia Tenggara.

    "Permintaan terhadap produk kamu berkembang melebihi pasokan, dan permintaan terus meningkat. Oleh karena itu, kami telah memutuskan untuk memperluas kapasitas produksi dengan mengembangkan pabrik Vallam Vadagal. Kami juga akan menyelesaikan Pusat Teknologi di Chennai tahun ini, dan berinvestasi lebih jauh dalam pengembangan produk baru untuk memenuhi peraturan untuk pasar global kami," kata Siddhartha Lal, CEO Eicher Motors Private Ltd, perusahaan induk dari Royal Enfield.

    Baca: Royal Enfield Melebarkan Sayap ke Amerika Latin, Ini Andalannya

    Royal Enfield akan fokus pada penjualan segmen sepeda motor menengah (250-750 cc) secara global dan meningkatkan ekspor dari India. Dalam beberapa tahun ke depan, Royal Enfield juga akan fokus untuk meningkatkan kehadirannya di pasar Amerika Latin. Royal Enfield saat ini memiliki line up mulai dari 350 cc hingga 535 cc, dan akhir tahun ini motor baru, Royal Enfield Interceptor 650 dan Royal Enfield Continental GT 650 akan diluncurkan. Dengan dua produk ini, Royal Enfield berharap bisa mendominasi pasar sepeda motor ukuran menengah di seluruh dunia.

    "Kami terus memperkuat penetrasi dengan model dan varian baru seperti Thunderbird X baru, seri Gunmetal Grey, Stealth Black dan Redditch, serta Twins yang akan segera diperkenalkan," ujar Siddhartha.

    Sebagai bagian dari investasi itu akan direalisasikan pada tahun keuangan 2018-2019, Royal Enfield berniat memulai pembangunan Tahap 2 pabriknya di Vallam Vadagal dekat Chennai di Tamil Nadu. Dengan tahap pertama pabrik ini beroperasi penuh pada 2018-2019, Royal Enfield akan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 950 ribu sepeda motor.

    Baca: Inilah Motor Diesel Buatan Royal Enfield: Iritnya Kebangetan

    Saat ini, Royal Enfield menjual lebih dari 70.000 sepeda motor setiap tahun. Pada April 2017 - Maret 2018, Royal Enfield menjual lebih dari 800.000 sepeda motor di pasar domestik India, dan ekspor lebih dari 19.000 sepeda motor.

    AUTO.NDTV | BIKEWALE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.