Jika Diproduksi Lokal, Harga Yamaha Tmax DX Bisa Turun

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • YIMM merilis Yamaha Tmax DX 2018 dan segera dikirimkan ke konsumen hari ini. Tempo/Wawan Priyanto

    YIMM merilis Yamaha Tmax DX 2018 dan segera dikirimkan ke konsumen hari ini. Tempo/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing telah mengirimkan unit Yamaha Tmax DX ke konsumen mulai pertengahan Maret 2018. Motor skuter matik bongsor bermesin 530 cc dipasarkan dengan harga Rp 299,9 juta on the road DKI Jakarta.

    Harga motor ini memang selangit. Meski demikian, dari jatah 60 unit untuk tahun 2018 sebagian besar sudah terjual. Sepeda motor ini didatangkan langsung secara Completely Build Up dari Jepang.

    Yamaha Tmax DX dibekali mesin berkapasitas 530 cc. Motor skuter matik bongsor ini didatangkan langsung secara CBU dari Jepang. Model ini diserahkan ke konsumen pertama di Indonesia pada 24 Maret 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Deputy General Manager PT YIMM Eddy Ang mengatakan bahwa sangat mungkin bila Yamaha Tmax DX diproduksi di Indonesia seperti halnya Yamaha Nmax. "Sangat mungkin. Dulu Yamaha Nmax diproduksi di Italia, lalu pindah ke Portugal dan sekarang di Indonesia," kata Eddy di sela-sela penyerahan unit Tmax ke konsumen pertama di Yamaha Flagship, Cempaka Putih, pertengahan Maret lalu.

    Baca: Yamaha Tmax DX Mulai Diserahkan ke Konsumen

    Eddy menambahkan bahwa kualitas produksi pabrik Yamaha di Indonesia sudah berstandar global. Hal ini dapat dilihat dari ekspor Yamaha Nmax yang sudah merambah Eropa. Hanya saja, lanjut Eddy, untuk bisa diproduksi di Indonesia salah satunya harus melihat demand. Menurutnya, jika demand tinggi, bisa saja segera diproduksi di Indonesia. "Kalau diproduksi di Indonesia, mungkin saja harganya turun," ujarnya.

    YIMM merilis Yamaha Tmax DX 2018 dan segera dikirimkan ke konsumen hari ini. Tempo/Wawan Priyanto

    Technical Education PT YIMM Agus Dimas Saputra menjelaskan bahwa Yamaha Tmax DX merupakan skutik pertama Yamaha yang menggunakan Yamaha Chip Controlled Throttle (YCC-T).

    “Yamaha Tmax DX mengalami perubahan pada kerangka bodi yang lebih ringan, performa yang lebih baik, pengalaman berkendara, serta kenyamanan lebih maksimal,” kata Agus.

    Baca: 150 Unit Yamaha Tmax DX Tahun Ini Dikapalkan ke Indonesia

    Agus menjelaskan Yamaha Tmax DX dilengkapi sejumlah fitur unggulan yang merupakan penyempurnaan dari model sebelumnya. Di antaranya adalah cruise control, traction control system, Yamaha D Mode, dan e-adjustable windscreen.

    Cruise control memungkinkan kecepatan jelajan konstan pada rentang 50-140 kilometer per jam yang membuat berkendara jarak jauh lebih menyenangkan. Fitur ini dapat dioperasikan melalui sebuah tombol di sisi kiri stang.

    “Fitur ini berguna sekali bagi mereka yang gemar touring jarak jauh. Motor dapat melaju stabil tanpa perlu menarik tuas gas,” ujarnya.

    Simak video Yamaha Tmax DX

    Fitur selanjutnya adalah traction control system yang mampu mengurangi risiko ban belakang slip di segala situasi permukaan jalan pada saat akselerasi. Sementara itu, fitur Yamaha D Mode memberikan pilihan pengendara untuk melaju dalam mode berkendara T Mode atau S Mode. “T Mode untuk berkendara dengan gaya lebih santai dan halus. Sedangkan S Mode untuk sporty riding atau mode sport,” tuturnya.

    YIMM merilis Yamaha Tmax DX 2018 dan segera dikirimkan ke konsumen hari ini. Tempo/Wawan Priyanto

    Fitur lain yang disorot Agus adalah e-adjustable windscreen. Fitur ini membuat ketinggian kaca depan Yamaha Tmax DX dapat disesuaikan secara elektronik sesuai dengan kebutuhan pengendara. Posisi terendah adalah 1.420 mm dan tertinggi 1.555 mm.

    Baca: Cerita Dimas Touring Jakarta- Pulau Sabang Naik Yamaha Tmax

    Yamaha Tmax DX yang menjadi pesaing Honda X-ADV ini dibekali mesin Forward-inclined Parallel 2 Silinder 4 katub, DOHC berkapasitas 530cc. Mesin motor bongsor ini menghasilkan tenaga sebesar 33,kW pada 6.750 rpm dan torsi 53 Nm pada 5.250 rpm.

    YIMM telah mengajukan sebanyak 150 unit Yamaha Tmax DX untuk batch kedua yang diperkirakan akan tiba pada akhir 2018 atau awal 2019.

    Dimas Ardian duduk di atas sepeda motor Yamaha Tmax DX. Dimas merupakan pembeli pertama skuter matik Yamaha Tmax DX model 2018 di Indonesia. Motor itu ia beli dengan harga Rp 299,9 juta, Sabtu, 24 Maret 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Dimas Ardian, konsumen pertama Yamaha Tmax DX, mengatakan bahwa toruing jarak jauh dengan menggunakan motor skutik ber-cc besar menyajikan sensasi tersendiri. "Yang pasti, tangan kiri tidak mudah lelah dan pegal seperti ketika naik motor manual karena harus menarik kopling," ujar Dimas yang pernah touring menggunakan Yamaha Tmax buatan 2017 dengan rute Jakarta-Pulau Sabang-Jakarta sejauh ribuan kilometer akhir tahun lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.