SUV DFSK Glory 580 Jadi Mobil Antar Jemput Gratis IIMS 2018

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Glory 580 SUV 7 seater buatan Sokon yang akan dipasarkan pada Februari 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    Glory 580 SUV 7 seater buatan Sokon yang akan dipasarkan pada Februari 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyelenggara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 memudahkan pengunjung pameran dengan menyediakan shuttle car (mobil antar jemput) gratis.

    Penyelenggara menyediakan SUV terbaru DFSK Glory 580 berkapasitas 7 penumpang. Mobil yang juga diluncurkan di IIMS 2018 ini akan melayani antar jemput di tiga mall yakni Mall Pondok Indah, Mall Metropolitan Bekasi, dan Mall Summarecon Kelapa Gading.

    Baca: SUV Cina Pesaing Honda CR-V Ini Hanya Dijual Rp 245 Juta
     
    Untuk mengakomodir keinginan pengunjung yang berada di daerah Bandung, IIMS 2018 bersama Jackal Holiday menyediakan sarana transportasi untuk rute Bandung – JIExpo. Harga yang ditetapkan untuk rute ini adalah Rp 15 ribu. Rute lain yang tersedia adalah Bandara Soekarno Hatta – JIExpo dengan harga Rp 7 ribu.  
     
    1 unit DFSK Glory 580 juga menjadi hadiah grand prize untuk pengunjung IIMS 2018. Penyelenggara juga menyediakan 2 unit grand prize lainnya yakni 1 unit mobil Suzuki Ignis AT GX AGS, dan 1 unit Honda PCX. Pemenang akan ditentukan melalui undian di hari akhir pameran.

    Baca: Glory 580 SUV 7 seater buatan Sokon yang akan dipasarkan pada Februari 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    DFSK Glory 580 merupakan SUV medium berkapasitas 7 penumpang. Model ini akan berhadapan dengan Honda CR-V dan Nissan X-Trail. Dalam beberapa hari terakhir ini ramai bocoran soal harga dan varian DFSK Glory 580 di Internet.

    Model yang sebenarnya sudah diperkenalkan pada November 2017, bertepatan dengan peresmian pabrik Sokonindo Automobile di Serang, Banten, ini dilepas ke pasar dengan harga mulai Rp 245,9 juta hingga Rp 305 juta.

    Baca: Mobil-mobil Baru Ini Meluncur di IIMS 2018, Ada Suzuki Ertiga

    Harga ini sudah on the road DKI Jakarta! Selisihnya hampir 50 persen di bawah harga Honda CR-V dan Nissan X-Trail. Bahkan harga di atas malah bersaing dengan Low SUV semacam All New Toyota Rush, All New Daihatsu Terios, Honda HR-V, hingga Honda BR-V.

    Glory 580 SUV 7 seater buatan Sokon yang akan dipasarkan pada Februari 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    DFSK Glory 580 (sebelumnya familiar disebut Sokon Glory 580) merupakan mobil jenis SUV berkapasitas 7 penumpang. DFSK Glory 580 ditawarkan dalam dua pilihan mesin, yakni 1.5L Turbo dan 1.8L. Mesin 1.5L Turbo menghasilkan tenaga 150PS dengan torsi 220 Nm. Sementara itu, mesin 1.8L bertenaga 139PS dengan torsi 187Nm.

    Simak:DFSK Glory 580 Dipasarkan Februari 2018, Ancam SUV Jepang

    Pada eksterior DFSK Glory 580 memiliki tampilan menarik dan dinamis. Lampu utama sporty bergaya mata elang, garis tegas dari grill depan hingga lampu belakang, dual C-shapped tail lamp, dan ban R17 bertapak lebar. Bagian atap, terdapat sunroof.

    Glory 580 SUV 7 seater buatan Sokon yang akan dipasarkan pada Februari 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    Model ini menawarkan kursi yang nyaman dan ergonomis. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan material kulit berkualitas tinggi yang membungkus kursi. Menariknya, model ini menawarkan 2-7 konfigurasi pengaturan tempat duduk, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kursi baris kedua dan ketiga juga dapat direbahkan untuk menciptakan ruang datar di bagian belakang.

    DFSK dikabarkan akan menawarkan mobil terbarunya itu dalam lima pilihan warga, mewah, biru, cokelat, merah, dan putih.

    Berikut ini bocoran daftar harga DFSK Glory 580:

    Glory 580 Comfort 5MT 1.8L : Rp 245,9 juta
    Glory 580 Comfort CVT 1.5T : Rp 282 juta
    Glory 580 Luxury 6MT 1.5T : Rp 295 juta
    Glory 580 Luxury CVT 1.5T : Rp 308 juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?