Kuartal I Penjualan Hino Naik 34 Persen, Pasar Kalimantan Cerah

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • GIIAS 2015, Hino Siapkan Tiga Produk Baru

    GIIAS 2015, Hino Siapkan Tiga Produk Baru

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan ritel PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) naik 34 persen sepanjang kuartal I/2018, atau menjadi 8.990 unit. Sektor pertambangan dan konstruksi menjadi faktor penting pertumbuhan.

    Direktur Penjualan dan Promosi HMSI Santiko Wardoyo mengatakan permintaan di Kalimantan dan Jawa Timur melesat hampir dua kali lipat. "Paling bagus itu, Kalimantan didorong pertambangan dan Jawa Timur didorong logistik, [masing-masing] naik 80 persen," katanya kepada Bisnis, Minggu, 8 April 2018.

    Selain dua daerah tersebut, Sumatera juga menanjak naik. Daerah tersebut disokong oleh pulihnya sektor perkebunan. Kendati demikian sumbangsih terbesar masih diberikan oleh wilayah Jabotabek.

    Baca: Hino Kuasai Pasar Medium Duty Truck

    Adapun dengan capaian triwulan pertama, HMSI semakin percaya diri tahun ini. Setelah tumbuh 35 persen pada tahun lalu, perusahaan tahun ini juga membidik kenaikan dua digit.

    Presiden Direktur HMSI Hiroo Kayanoki mengatakan tahun ini ditargetkan penjualan truk ringan dan medium naik 26,8 persen, menjadi 40.000 unit. “Kami yakin bisa mencapai target itu,” katanya.

    Kayanoki menjelaskan tahun ini pemerintah masih akan fokus melakukan pembangunan inftrastruktur di berbagai daerah. Di samping itu, harga komoditas seperti kelapa sawit dan batu bara masih terjaga.

    Santiko memproyeksikan batu bara akan terjaga sepanjang tahun ini. Pelaku usaha memiliki kesempatan besar untuk terserap di pasar domestik, bukan hanya mengincar ekspor.

    Baca: Hino Luncurkan Bus Bertransmisi Otomatis

    Pemerintah telah menetapkan harga batubara domestic market obligation (DMO) untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebesar US$70 per metrik ton. "Walaupun ada penetapan harga, tapi harganya itu jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa tahun ke belakang," jelasnya.

    Adapun saat ini Hino bermain pada segmen kendaraan niaga truk ringan dan medium serta bus medium. Truk ringan ditargetkan akan naik 28,32 persen menjadi 16.700 unit tahun ini. Sementara itu truk medium naik 23,75 persen dan bus yang berkontribusi sekitar 10 persen terhadap capaian perusahaan akan naik 49,54 persen menjadi 2.300 unit.

    Pertumbuhan ini juga diyakini HMSI akan meningkatkan pangsa pasar Hino di segmen kendaraan niaga. Hino mengincar 25 persen pangsa pasar truk ringan dan 65 persen pangsa pasar truk medium. Sebelumnya, pada tahun lalu, Hino menguasai 20 persen dan 60,3 persen pada masing-masing segmen.

    Sementara itu, secara keseluruhan, pada tahun ini, sektor bisnis yang berkontribusi terhadap penjualan kendaraan niaga belum banyak berubah dibandingkan dengan tahun lalu. Kargo diperkirakan masih akan menjadi kontributor terbesar, sekitar 39 persen, lalu diikuti oleh tambang dan infrasrtuktur sekitar 35 persen.

    “Tidak seperti 2016 yang sebagian besar itu kargo, karena tambang jelek dan infrastruktur baru mulai,” katanya.

    Pemerintah diperkirakan tahun ini akan ikut berperan serta dalam pertumbuhan perusahaan. Tahun lalu proyek pemerintah menyumbang 8 persen dari capaian perusahaan. Tahun ini ditargetkan akan menyumbang 10 persen.

    Sepanjang 2017 HMSI telah menguatkan jaringan dengan membuka beberapa gerai baru. Tahun ini agen pemegang merek Hino di Indonesia itu menargetkan akan menambah 10 dealer baru. Saat ini perusahaan memiliki 160 dealer 3S (penjualan, servis, dan suku cadang).

    "Penambahan dealer baru lebih kepada memudahkan konsumen untuk servis. Pembeli truk itu-itu saja, tapi rajin masuk bengkel," jelas Santiko.

    Selain dengan menambah dealer, penguatan purna jual dilakukan HMSI dengan membuat service point (serpo). Sejauh ini perusahaan memiliki 15 titik serpo di Jawa dan Sumatera. Layanan ini digunakan untuk menjangkau konsumen yang berada di pelosok.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara