FDR Rilis 2 Varian Ban Baru, Simak Kelebihan dan Harganya

Reporter:
Editor:

Eko punto pambudi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FDR rilis ban baru untuk sepeda motor matik. Sumber: swa.co.id

    FDR rilis ban baru untuk sepeda motor matik. Sumber: swa.co.id

    TEMPO.CO, Bandung - PT Suryaraya Rubbertindo Industries (SRI), produsen ban sepeda motor merek FDR, meluncurkan dua varian baru ban khusus matik, yakni FDR City Go dan Sport Zevo. Kedua ban ini dibuat karena melihat potensi pasar khususnya di segmen motor matik yang makin mendominasi pasar serta makin beragamnya tipe motor matik yang dijual pabrikan.

    Ban FDR City Go difokuskan untuk segmen retro modern. Karet bundar dengan kembangan khusus ini cocok digunakan pada motor klasik seperti: Honda Scoopy. Ban dengan ukuran ring 12 inchi tersebut dibuat sesuai standar pabriknya. Perbedaannya, hanya pada penggunaan kompon ban dan polanya yang berbeda dengan ban original Scoopy. FDR City Go menawarkan dua pilihan ban yakni ukuran 100/90-12 dan 110/90-12. Ban ini dibanderol Rp 190 - 230 ribuan.

    Baca: Yamaha R15 Pakai Suspensi Upside Down Warna Emas, Mirip R1

    Sedangkan Sport Zevo dikhususkan bagi para bikers penyuka modifikasi. Sport Zevo diluncurkan dalam beberapa varian yakni ban berdiameter 12, 13 dan 14 inci. Ban FDR ini akan menyasar selain Scoopy, juga produk lainnya seperti Yamaha NMax, Honda Vario dan sebagainya. Sport Zevo yang tersedia dalam ukuran 120/70-12; 130/70-12; 120/70-13; 140/60-13; 80/80-14; dan 90/80-14 dengan harga antara Rp 275 ribu hingga Rp 390 ribu.

    Menurut Dikkie Darwanto, Direktur Pemasaran SRI, ban Sport Zevo memiliki bobot lebih ringan dibanding ban sejenisnya. Produk ban tersebut dibuat berdasarkan riset selama dua tahun dengan melibatkan beberapa universitas di Indonesia. "Dengan bobot yang ringan tentu akan berpengaruh pada konsumsi BBM, dan tentu lebih irit," katanya kepada pers saat peluncuran ban itu di Bandung Sabtu lalu.

    Baca: KTM Duke 250 Special Edition Muncul di Thailand: Lebih Funky

    FDR telah hadir di Indonesia sejak 15 tahun lalu. Ban tersebut diklaim cocok digunakan di jalanan karena didesain sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan kondisi jalan yang ada di Indonesia. “Ban FDR punya beragam varian, baik itu untuk penggunaan sehari-hari hingga ban performa tinggi untuk kompetisi, untuk berbagai jenis sepeda motor dan kondisi medan jalan di sini,” ujar Dikkie.

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.