Jumat, 19 Oktober 2018

Begini Kiat Toyota Menekan Harga Jual Produknya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warih Andang Tjahjono (kanan). TEMPO/Frannoto

    Warih Andang Tjahjono (kanan). TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akan menggenjot kandungan komponen lokal atau true localization. Salah satunya material aluminium. Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono mengatakan, tahun ini, perusahaan sedan berupaya menggunakan aluminium lokal untuk pembuatan velg kendaraan.

    "Kami mendorong PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero mampu membuat ingot khusus untuk produksi velg," ucap Warih saat ditemui Bisnis di Jakarta pekan lalu.

    Sejauh ini, kebutuhan aluminium bahan baku sebagian besar dipenuhi dengan mendatangkan dari luar negeri. Ini karena kebutuhan jauh lebih besar ketimbang pasokan domestik.

    Baca: Harga Beda Tipis, Pilih Toyota C-HR atau Toyota Fortuner?

    Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, kebutuhan aluminium saat ini sekitar 1 juta ton. Adapun kapasitas produksi Inalum hanya 300 ribu ton per tahun.

    Akibat jumlah yang tidak berimbang, pemenuhan kebutuhan aluminium dicukupi dengan impor. Pada 2017, pengadaan bahan baku aluminum dari luar negeri mencapai US$ 430 juta atau meningkat 26 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Inalum berencana membangun pabrik aluminium di Kalimantan Utara, tapi masih menunggu kepastian pasokan listrik. “Industri aluminium ini butuh energi yang sangat kompetitif, sehingga tidak bisa jika listriknya kecil,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronik Kementerian Perindustrian Hardjanto, Rabu, 21 Februari 2018.

    Baca: Harga Toyota C-HR Dianggap Tinggi, TAM Pertimbangkan Rakit Lokal

    Kebutuhan aluminium di industri otomotif terus meningkat. Selain karena produksi mobil yang bertambah, tren penggunaan aluminium untuk komponen kendaraan bermotor menguat. Tak hanya untuk material bodi, aluminium juga mulai digunakan sebagai material mesin. Sienta adalah model pertama Toyota di Indonesia yang menggunakan mesin aluminium.

    Selain akan menghemat biaya, penggunaan aluminium untuk struktur bodi kendaraan dan mesin akan menurunkan beban energi yang digunakan hingga 10 persen.

    BISNIS

    Simak juga: TAM Luncurkan Toyota C-HR Harga Rp 488 Juta, Ini Reaksi Honda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.