Suzuki Hentikan Produksi Jimny, Model Baru Dijual Awal 2019

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Jimny 2018. Sumber: motor1.com

    Suzuki Jimny 2018. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai April 2018, Suzuki menghentikan produksi Suzuki Jimny hingga produk baru keluar. Produk model terakhir diluncurkan pada 23 Agustus 2017 sebagai mobil off-roader imut, tapi andal. Menurut informasi di internal Suzuki, produk baru akan diluncurkan pada akhir tahun ini. Adapun pengiriman Jimny baru akan dimulai awal tahun depan.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Autocar dari juru bicara perusahaan, Suzuki menyatakan melakukan retooling dan bersiap untuk kedatangan baru. Hingga saat ini, jumlah yang masih ada di pasaran 200 unit, tentu di pasar Jepang.

    Baca: Bos Jeep Ungkap Sosok Mini SUV Pesaing Suzuki Jimny

    Dari foto-foto spy shoot, terungkap model terbaru nanti akan menyerupai Mercedes Benz G-Class mini dan telah berkeliaran tanpa kamuflase. Dari yang diketahui sejauh ini, Suzuki akan mempertahankan konstruksi body-on-frame dan sistem penggerak 4 x 4 dengan gigi rendah, yang berarti iterasi berikutnya akan tetap menjadi off-roader yang tepat.

    Suzuki Jimny 2018. Sumber: Motor1.com

    Dengan model baru, Suzuki ingin meningkatkan penjualan di Eropa 20 persen dan akan mencoba memikat pembeli dengan kemampuan off-road yang andal. Bentuk persegi beraroma retro akan tetap menjadi andalan Jimny. Sedangkan untuk interior akan dibekali dengan dasbor swift yang diturunkan dengan sistem infotainmen layar sentuh.

    Baca: Desain Suzuki Jimny 2018 Menggabungkan Wrangler dan Land Rover

    Mengenai penggunaan mesin, versi termurah Suzuki Jimny 2019 mungkin akan tetap menggunakan mesin bensin 1,2 liter. Sedangkan versi mahal akan mendapatkan mesin Boosterjet 1,0 liter turbocharged, yang mampu menghasilkan tenaga 110 daya kuda dan 125 pound feet (170 Newton).

    AUTOCAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.