Penyebab Penjualan Sepeda Motor Maret Naik Versi AISI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan perakitan unit mesin sepeda motor di pabrik AHM, Karawang, Jawa Barat, 3 November 2016. Diketahui All New Honda CBR250RR akan dijual dengan harga OTR (on the road) Jakarta Rp 62.900.000 untuk tipe standart dan Rp 68.900.000 untuk tipe ABS. ANTARA FOTO

    Pekerja menyelesaikan perakitan unit mesin sepeda motor di pabrik AHM, Karawang, Jawa Barat, 3 November 2016. Diketahui All New Honda CBR250RR akan dijual dengan harga OTR (on the road) Jakarta Rp 62.900.000 untuk tipe standart dan Rp 68.900.000 untuk tipe ABS. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan sepeda motor sepanjang kuartal pertama 2018 mengalami kenaikan 3,99 persen menjadi hampir 1,46 juta unit. Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Sigit Kumala mengatakan, peningkatan penjualan kendaraan roda dua di dalam negeri pada 3 bulan pertama tahun ini lantaran daya beli masyarakat lebih baik daripada tahun lalu.

    Tidak hanya itu, inflasi yang terkendali pada kuartal pertama tahun ini juga menjadi pendorong peningkatan penjualan sepeda motor pada Januari-Maret 2018. “Saya melihat daya lebih baik daripada tahun lalu, dan inflasinya lebih terkendali, tidak ada lonjakan seperti listrik, dan lain-lain,” kata Sigit kepada Bisnis, Kamis 12 April 2018.

    Baca: Inilah 10 Sepeda Motor Terlaris Penjualan Januari-Maret 2018

    Dia menjelaskan, peningkatan penjualan sepeda motor yang terjadi pada Maret 2018 bukan karena persiapan menjelang Lebaran tahun ini. Menurutnya, pabrikan kendaraan roda dua baru akan melakukan persiapan penjualan menjelang Lebaran 1 bulan sebelumnya. Oleh karena itu, para pabrikan sepeda motor baru melakukan persiapan penjualan mulai bulan ini.

    Berdasarkan data AISI, penjualan kendaraan sepeda motor di pasar domestik mencapai 1,46 juta sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Sementara pada periode yang sama, penjualan hanya sebanyak 1,40 juta unit.

    Dari total penjualan pada Januari-Maret 2018, Yamaha dan Kawasaki merupakan dua merek yang mencatatkan distribusi lebih banyak dibandingkan dengan Januari-Maret 2017. Tercatat, kedua merek tersebut masing-masing memiliki penjualan sebanyak 341.544 unit dan 31.934 unit.

    Baca: Honda CBR500R Series Mendapat Penyegaran, Simak Harganya

    Penjualan sepeda motor merek Yamaha mencatatkan kinerja positif sebesar 19,56 persen dan Kawasaki tumbuh 31,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Januari-Maret 2017, Yamaha melakukan distribusi sebanyak 285.668 unit dan Kawasaki 24.269 unit.

    Masih berdasarkan data AISI, penjualan tiga merek sepeda motor lainnya pada tiga bulan pertama tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.