Ini Jadwal Shuttle Car IIMS 2018 dari Bandara Soetta dan Bandung

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat mengunjungi booth Toyota di acara Indonesia International Motor Show 2018 yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, 19 April 2018. Tempo/Adam Prireza

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat mengunjungi booth Toyota di acara Indonesia International Motor Show 2018 yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, 19 April 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2018 (IIMS 2018) dibuka hari ini, Kamis, 19 April 2018. Pameran ini diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, hingga 29 April 2018.

    Baca: Motor BMW Hingga Royal Enfield Ini Bisa Dicoba di IIMS 2018

    PT Dyandra Promosindo selaku penyelenggara pameran menyediakan kendaraan antar jemput bagi pengunjung dari Bandung dan Bandara Soekarno-Hatta. Program official shuttle car IIMS 2018 ini bekerja sama dengan Jackal Holidays Luxury Shuttle. Kendaraan yang akan digunakan berupa bus mini mewah.

    Dari Bandung, bus akan berangkat dari Jalan Dipatiukur nomor 29, Bandung, dan Jalan Pasteur Nomor 89, Bandung. Sedangkan dari Bandara Soekarno-Hatta, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas ini dari Terminal 1B, 1C, 2F, dan 3 Ultimate.

    Simak: IIMS 2018 Pakai Tiket Digital, Ini Daftar Harganya

    Panitia mematok harga tiket sekali perjalanan Bandung-JIExpo Rp 150 ribu. Untuk rute Bandara Soekarno-Hatta-JIExpo Rp 75 ribu.

    Berikut jam keberangkatan Shuttle Car IIMS 2018:

    Bandung – IIMS : 05.30 – 07.30 – 08.30 – 09.30 – 10.30

    IIMS – Bandung : 14.30 – 16.30 – 18.30 – 19.30 – 21.30

    Soeta – IIMS : 08.30 – 10.30 – 12.30 – 14.30 – 16.30

    IIMS – Soeta : 13.00 – 15.00 – 17.00 – 19.00 – 21.00


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.