Kata Pengunjung Setelah Menjajal Suzuki Ertiga Terbaru di IIMS

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung IIMS 2018 melakukan test drive mobil All New Suzuki Ertiga. Sesi test drive ini bisa dilakukan dengan berbagai merek mobil yang tersedia di area khusus test drive di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 22 April 2018. TEMPO/Wisnu Andebar.

    Pengunjung IIMS 2018 melakukan test drive mobil All New Suzuki Ertiga. Sesi test drive ini bisa dilakukan dengan berbagai merek mobil yang tersedia di area khusus test drive di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 22 April 2018. TEMPO/Wisnu Andebar.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales menyediakan All New Suzuki Ertiga sebagai unit test drive di pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 19-29 April 2018.

    Unit test All New Suzuki Ertiga yang baru diluncurkan di hari pertama IIMS 2018 ini langsung diserbu pengunjung. Surya (35 tahun) misalnya, datang dari Depok untuk menjajal mobil Low MPV 7 penumpang ini. “Kabin lebih nyaman dan lega ya dibanding model sebelumnya. Posisi atap juga lebih tinggi,” kata Surya.

    Hal menarik lain yang dirasakan Surya adalah performa mesin. Model baru ini menggunakan mesin dengan kubikasi 1.500cc, lebih besar dibanding model sebelumnya yang hanya 1.400cc. “Hasilnya tarikan (mesin) lebih responsif dan suara mesin di kabin lebih senyap,” ujarnya.

    Baca: All New Suzuki Ertiga Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya

    Hal senada juga diungkapkan Yansah (44 tahun). Pria dari Bekasi ini menyukai ruang kabin yang luas dan lebih besar sehingga dapat menampung banyak barang. “Mesinnya ada peningkatan menjadi 1.500cc dan tenaganya lebih galak,” katanya.

    Interior All New Suzuki Ertiga beraksen kayu dan berwarna terang. Model ini world premiere di IIMS 2018. 19 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Sementara itu, Rafi (33 tahun) asal Kemang lebih menyoroti handling yang menurutnya cukup baik meski dimensi body All New Suzuki Ertiga bertambah bongsor. “Handling Suzuki All New Ertiga ini enak untuk dibawa ke jalan yang berbelok-belok. Suspensinya juga empuk saat melalui polisi tidur,” katanya. “Saya suka juga dengan interiornya yang lebih lega dan fitur eksteriornya yang lebih banyak, jadi kalau bawa keluarga jalan-jalan jauh lebih nyaman.”

    Baca: Suzuki Ertiga Lama Cuci Gudang, Diskon Gila-gilaan di IIMS 2018

    Lain lagi komentar dari Setiawan (36 tahun), pengunjung asal Bintaro ini. Menurutnya, interior All New Suzuki Ertiga mewah dengan aksen wood panel. “Kesannya lebih mewah. Saat mencoba di area test drive, mobil tidak limbung saat melakukan manuver, tadi saya juga mencoba tidak menginjak rem saat melalui polisi tidur, tapi tetap terasa nyaman,” ujarnya.

    Mobil keluaran terbaru All New Ertiga saat dipamerkan pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 20 April 2018. All New Suzuki Ertiga ini menggunakan platform HEARTECT generasi terbaru dan bodi yang lebih panjang 130 mm diklaim menciptakan ruang bagasi lebih lapang dibanding model sebelumnya. Tempo/Tony Hartawan

    Head of 4W Brand Development and Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Harold Donnel mengatakan bahwa pengembangan All New Suzuki Ertiga didasarkan survey yang melibatkan konsumen di Indonesia. “kami ingin menjawab ekspektasi konsumen di Indonesia lewat pengalaman berkendara yang lebih baik dan berbeda dari versi Ertiga sebelumnya,” jelas Harold.

    Baca: Suzuki Ertiga 2018 vs Mitsubishi Xpander, Lebih Bongsor Mana?

    Konsumen yang ingin merasakan langsung sensasi berkendara dari All New Suzuki Ertiga bisa langsung mendatangi IIMS 2018 dari 19-29 April 2018. Di area test drive ini konsumen juga dapat menjajal berbagai model Low MPV lain seperti Mitsubishi Xpander, Honda mobilio, Toyota Avanza, dan Wuling Confero.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.