Setelah Kawasaki, Suzuki Siapkan Mesin Recursion Turbocharged

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paten desain Mesin Turbocharged Suzuki. Sumber: visordown.com

    Paten desain Mesin Turbocharged Suzuki. Sumber: visordown.com

    TEMPO.CO, Tokyo - Motor konsep kadang lebih terasa seperti kutukan daripada berkah. Dan kita harus bertanya-tanya apakah Suzuki tidak beranggapan seperti itu. Karena kenyataannya hingga sekarang kita masih menunggu produksi dari Suzuki Recursion Turbocharged Parallel Twin.

    Suzuki Recursion pertama kali diperkenalkan ke publik hampir lima tahun lalu di Tokyo Motor Show 2013. Setelahnya tidak pernah ada keraguan bahwa konsep Recursion akan segera menjadi versi produksi massal. Tapi siapa sangka waktu penantian akan terjadi selama ini?

    Mesin yang terlihat siap produksi untuk Suzuki Recursion dipamerkan kembali pada Tokyo Motor Show 2015. Dan karena event tersebut terjadi setiap dua tahun, sah-sah saja apabila kita memiliki ekspektasi tinggi bahwa versi produksi final dari motor ini akan diperkenalkan pada event 2017.

    Baca: Suzuki GSX-R150 Tampil dengan Warna Baru Lebih Garang

    Ternyata tidak. Jadi kita menunggu lagi. Dengan indikasi saat ini mengarah pada asumsi bahwa motor turbocharged tersebut akan hadir di showroom pada 2019.

    Setidaknya konsumen masih punya harapan. Departemen Research and Development Suzuki masih mengerjakannya, sebagaimana dibuktikan oleh aplikasi paten yang diajukan pada 15 Desember tahun lalu dan baru diterbitkan pada 19 April.

    Paten ini tidak menginformasikan apapun yang belum kita ketahui sebelumnya. Masih berisi gambar detail teknis yang sama dengan paten sebelumnya, dengan teks yang menjabarkan tentang pengaturan intercooling sepeda motor tersebut.

    Beberapa publikasi memberi informasi keliru karena merujuk paten baru tersebut sebagai bukti bahwa Suzuki Recursion secara mekanis bekerja secara supercharged, bukan turbocharged.

    Baca: Suzuki GSX-S750 Meluncur Di India Jadi Pesaing Kuat Yamaha MT-09

    Gambar teknis dalam paten tersebut jelas menunjukkan turbo yang dikendalikan oleh exhaust, dan sementara teks menyebutnya 'supercharger' - diduga sebagai akar dari kesalahpahaman - itu disebabkan karena para insinyur mekanik lebih sering menyebut perangkat yang dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan intake sebagai supercharger, terlepas dari apakah itu turbo yang digerakkan oleh exhaust (kadang disebut turbo-superchargers) atau yang didorong oleh putaran mesin secara mekanis.

    Sementara paten tidak memberi tahu kita apapun tentang Suzuki Recursion, setidaknya kita bisa lega mengetahui bahwa motor ini masih dalam tahap pengerjaan. Semoga saja sepeda motor Suzuki ini akan menjadi salah satu model baru yang paling menarik pada akhir tahun ini.

    RYAN DWIKY ANGGRIAWAN I VISORDOWN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.