Hardiknas, Daihatsu Donasikan 15 Mesin dan 4 Transmisi ke SMK

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seremoni serah-terima donasi mesin dan transmisi Daihatsu kepada SMK Binaan oleh perwakilan Diknas Semarang didampingi manajemen Daihatsu. Selasa, 2 Mei 2018. Dok Daihatsu.

    Seremoni serah-terima donasi mesin dan transmisi Daihatsu kepada SMK Binaan oleh perwakilan Diknas Semarang didampingi manajemen Daihatsu. Selasa, 2 Mei 2018. Dok Daihatsu.

    TEMPO.CO, Semarang - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mendonasikan 15 mesin mobil dan empat transmisi ke beberapa sekolah menengah kejuruan (SMK). Ke-15 mesin itu terdiri atas 8 unit mesin Daihatsu Ayla, 4 mesin Daihatsu Terios, dan 3 mesin Daihatsu Sigra.

    Seremoni penyerahan donasi mesin dan transmisi dilakukan di SMK Negeri 7 Semarang, Jawa Tengah, 2 Mei 2018, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas.

    Technical Service Executive Coordinator PT ADM Anjar Rosjadi mengatakan Daihatsu berkontribusi melalui Program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) untuk meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Tanah Air, khususnya jurusan otomotif teknik kendaraan ringan (TKR).

    Baca: Daihatsu Donasikan Mesin untuk 17 SMK

    “Semoga acara ini dapat memacu insan pendidikan, khususnya guru dan siswa SMK, untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan SMK di tengah tantangan era yang serba digital,” katanya.

    Menurut Anjar, pemberian donasi mesin dan transmisi ke siswa-siswi SMK sejalan dengan program corporate social responsibility pada pilar PBD bersama Dinas Pendidikan di sejumlah provinsi. Dalam hal ini, Daihatsu menyusun integrated curriculum dan menerapkannya di semua SMK binaan Daihatsu.

    Baca: Triwulan I 2018 Daihatsu Bukukan Penjualan 48 Ribu Unit

    Untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar, Anjar melanjutkan, Daihatsu memberikan materi pembekalan pentingnya digitalisasi kepada 1.000 guru SMK dalam bentuk seminar, khusus jurusan TKR.

    Seminar yang bertujuan meningkatkan kompetensi para guru itu sangat penting dalam memberikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan media digital kepada para murid yang kini sudah memasuki generasi Z, yang dianggap sudah melek digital.

    Tak hanya menyajikan materi pembekalan, sekali penyelenggaraan, Daihatsu juga menjaring lulusan murid SMK yang telah melakukan implementasi program PBD dan sudah siap pakai sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

    Saat ini, tercatat 205 SMK binaan Daihatsu di seluruh Indonesia. “Donasi ini diharapkan dapat menjadi bahan praktik pembelajaran di sekolah, baik bagi guru maupun murid SMK,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.