Mitra Go-Jek Sumbang Rp 9,9 Triliun ke Perekonomian Nasional

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Founder Go-Jek Nadiem Makarim dalam acara pembukaan Go-Food Festival Gelora Bung Karno atau GBK, di GBK, Jakarta, 5 Mei 2018. Festival kuliner ini digelar selama satu tahun di Taman Samping Masjid Al Bina, Jalan Pintu Satu Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.  TEMPO/Dewi Nurita

    Founder Go-Jek Nadiem Makarim dalam acara pembukaan Go-Food Festival Gelora Bung Karno atau GBK, di GBK, Jakarta, 5 Mei 2018. Festival kuliner ini digelar selama satu tahun di Taman Samping Masjid Al Bina, Jalan Pintu Satu Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, JakartaGo-jek mengapresiasi mitra pengemudi, UMKM, serta talent Go-Life dengan menggelar acara Pasar Malam Hari Kuliner Nasional Go-Food. Sekitar 3 ribu mitra Go-jek berprestasi yang mengikuti acara ini. Pasar malam yang digelar di kawasan Senayan ini merupakan rangkaian acara Hari Kuliner Nasional Go-Food yang digelar serentak di 11 kota dari 5 hingga hari ini 13 Mei 2018.

    Nadiem Makarim, CEO & Founder Go-jek, mengatakan, “Ini merupakan awal program kami ingin merayakan mitra kita. Go-jek hanya perusahaan penyedia jasa, tanpa mitra tidak akan ada Go-jek,” ujarnya.

    Baca: 4 Alasan Go-Jek Berani Merambah Pasar di Luar Negeri

    Alasan dipilihnya GBK sebagai tempat berlangsungnya acara dikarenakan sebagai tempat institusi nasional. “Baik dari nama dan lokasi, venue ini merupakan titik tumpu dari kultur dan identitas Indonesia,” kata Nadiem. Selain itu, acara ini juga diiringi dengan pembagian penghargaan kepada para mitra berprestasi. Sebut saja penghargaan Mitra yang Paling Banyak Mengoptimalkan akses ke Layanan Keuangan, Mitra yang Mengalami Perubahan hidup, dan Mitra yang Tetap Semangat Bersama Go-jek sejak 2010.

    Selain mencicipi kuliner dari para merchant Go-Food, para mitra beserta keluarga juga disuguhi permainan dan hiburan. Kegiatan ini digelar serentak di 5 lokasi yakni di GBK Jakarta, Bale binarum Bogor, Palembang Indah Mall, Grand City Surabaya, dan EatOut Karebosi Link Makasar.

    Untuk diketahui, LED FEB UI merilis, mitra Go-jek menyumbang Rp 9,9 triliun per tahun dalam perekonomian nasional dari penghasilan mereka. Selain itu, pendapapatan rata-rata pengemudi paruh waktu 1,25 kali lebih besar dari rata-rata Upah Minimun Kota (UMK) di 9 wilayah dengan pendapatan Rp 2,8 per bulan. Lainnya, 43 persen mitra Go-jek mengaku mengalami kenaikan omset setelah bergabung dengan Go-jek.

    Baca: Cara Go-Jek Mendorong Kemajuan UMKM Kuliner

    “Kami merasa perlu untuk mengapresiasi seluruh mitra yang telah berkontribusi. Sudah selayaknya mitra kami mendapatkan apresiasi ini,” ujar Nadiem.

    Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, mengapresiasi kerja Nadiem dalam menciptakan transportasi online Go-jek . “Lewat Go-jek, Nadiem bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih besar. itu tentunya sangat membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan,” ujar Puspayoga.

    Dia juga mengingatkan para mitra untuk bersiap dalam menyambut perhelatan akbar Asian Games yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus mendatang. “Para supporter, atlet, official akan datang dalam jumlah yang besar dan UKM akan menjadi sektor yang mendapatkan imbas terbesar,” jelasnya. Menurutnya, ia telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi hal itu, terutama dengan kementerian dan pemerintah wilayah Jakarta dan Palembang.

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.