Rabu, 15 Agustus 2018

Kerennya Daihatsu Gran Max Pengangkut Material: Gagah dan Ceper

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Modifikasi Daihatsu Granmax pengangkut material menjadi gagah dan keren. TEMPO/Anwar Siswadi

    Modifikasi Daihatsu Granmax pengangkut material menjadi gagah dan keren. TEMPO/Anwar Siswadi

    TEMPO.CO, Bandung - Mobil Daihatsu Gran Max pick up berwarna coklat mengkilap itu terkesan gagah dan kekar. Mulai dari bemper depan terus ke body hingga ke bak tampil menyatu. “Sehari-hari dipakai untuk mengangkut barang material seperti plat baja dan aluminium,” kata Suyanto, 43 tahun, pemilik kendaraan modifikasi itu.

    Baca: Daihatsu Granmax Bekas Mobil PT Pos Ini Berubah Jadi Bioskop Mini

    Pengusaha sebuah toko material di daerah Pasir Koja, Bandung itu tak khawatir hasil dandanan mobil bekasnya yang keluaran 2014 itu menjadi tergores atau rusak. Sebentar lagi, kendaraan yang dinamakan Chocomaxxx itu akan disiapkan penuh hanya untuk kontes. “Bak belakangnya mau saya pasang untuk audio dengan kap yang bisa buka tutup,” katanya.

    Modifikasi Daihatsu Granmax pengangkut material menjadi gagah dan keren. TEMPO/Anwar Siswadi

    Kontes perdananya dimulai dari ajang Indonesia Auto Modified 2018 di Graha Manggala Siliwangi Bandung, yang berlangsung 12-13 Mei lalu. Ia pulang dengan dua trofi. “Runner up the best Granmax/Luxio dan runner up autolight autovision,” katanya, Selasa, 15 Mei 2018.

    Sebelum dimodifikasi pada November tahun lalu, mobil itu dipakai Yanto untuk lomba slalom 2017 di Ancol, Jakarta. Dia meraih juara kedua.  

    Baca: Begini Strategi DFSK Yogya Imbangi Dominasi Grand Max

    Berkonsep pick up elegan dengan full custom body kit, baknya yang berukuran 168 x 240 setinggi 40 sentimeter memakai lapisan stainless steel. Interior kabin tidak banyak berubah, sementara audio diakuinya masih kurang maksimal.  

    Biaya modifikasi mobil Daihatsu itu Rp 50 juta, paling besar untuk empat velg seharga Rp 25 juta, dan custom Rp 20 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.