Pasar LCGC Terus Menyusut, 3 Pabrikan Menaikkan Grade Mobilnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Nissan Motors Indonesia meluncurkan All New Datsun Go dan Go Plus di Jakarta, Senin 7 Mei 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    PT Nissan Motors Indonesia meluncurkan All New Datsun Go dan Go Plus di Jakarta, Senin 7 Mei 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasar low cost green car atau LCGC pada 2017 mulai terlihat mengalami kejenuhan. Alih-alih terus naik, volume pasokan ke dealer malah turun tipis. Bahkan tren negatif ini masih berlanjut hingga kuartal pertama 2018.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan pabrik ke dealer mobil bebas pajak sepanjang 2017 secara year-on-year turun 0,3 persen menjadi 234.554 unit. Pada tiga bulan pertama tahun ini, volume pasokan ke dealer kembali menciut menjadi 58.573 unit atau turun 8,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

    Baca: Penjualan Mobil LCGC Mulai Meredup, Ini Penyebabnya

    Sejumlah pabrikan mobil mulai menggarap segmen baru di atas kelas LCGC dengan menaikkan sejumlah fitur mobilnya. Awal bulan ini, Datsun mengeluarkan model baru untuk Datsun Go dengan penggunaan bodi kit baru dan penambahan fitur, seperti day running light, penempatan tongkat persneling baru, penggunaan transmisi CVT, dan pembaruan lain. "Ini bukan LCGC, tapi hatchback," kata Nakamura Masato, Head of Datsun Indonesia, saat perilisan All New Datsun Go, Senin, 7 Mei 2018.

    Model baru yang lebih agresif ini berimbas pada harga yang terkerek naik. Datsun memasang harga untuk Go manual termurah Rp 102,99 juta. Sedangkan versi tertinggi Datsun Go T-active CVT dibanderol Rp 142,19 juta.

    Model berfoto dalam peluncuran Toyota New Agya, di Jakarta, 7 April 2017. New Agya dihargai paling murah sekitar Rp 127,6 juta dan Rp 151,9 juta untuk tipe tertinggi. Tempo/Wawan Priyanto

    Toyota juga menaikkan grade mobil LCGC-nya dengan memasang mesin 1,2 liter dari sebelumnya hanya 1.000 cc atau 1 liter. Tak hanya itu, sistem transmisi manual juga dipasangkan sehingga menambah kenyamanan dan kantong udara untuk menjamin keselamatan. Meski demikian, Toyota tetap memasarkan Agya dengan mesin 1 liter.

    Baca: New Datsun Go Dirilis, Sasis dan Suspensi Diubah agar Nyaman

    Harga yang dipasang Toyota untuk Agya menggunakan mesin 1 liter dan transmisi manual Rp 133,4 juta serta versi tertinggi dengan kapasitas 1,2 liter dan transmisi otomatis Rp 153,8 juta.

    Saudara kembar Agya, Daihatsu Ayla, juga mendapatkan mesin 1,2 liter dengan transmisi otomatis. Pada Ayla versi terendah, penggunaan mesin 1 liter dan transmisi manual dijual dengan harga Rp 94.050.000. Adapun Ayla versi tertinggi dibanderol seharga Rp 147.750.000.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.