Bos Tesla Elon Musk Sebut Mobil Terbang Membahayakan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elon Musk, miliarder yang menjadi CEO dua perusahaan, yaitu mobil listrik dan pembuat roket SpaceX, menegaskan ia membeli mobil di lelang bulan lalu. Maxine Park USA TODAY

    Elon Musk, miliarder yang menjadi CEO dua perusahaan, yaitu mobil listrik dan pembuat roket SpaceX, menegaskan ia membeli mobil di lelang bulan lalu. Maxine Park USA TODAY

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Mobil Listrik Elon Musk mengatakan gagasan mobil terbang yang akan diperkenalkan di masa depan memang akan mempermudah transportasi namun juga akan membahayakan manusia. Ia menyebut kecelakaan mobil terbang bisa menjadi bencana dan bisa menelan korban. Hal itu disampaikan Elon Musk saat berada di acara salah satu bisnisnya, The Boring Company.

    Baca: 6 Teknologi Mobil Terbang Siap Dipasarkan Tahun Depan

    Ia mengatakan pengemudi yang lalai dalam mengendalikan mobil tebang akan membuat kecelakaan besar. "Akan ada kecelakaan dalam penerbangan. Pengemudi yang tidak mampu mengendalikan kendaraannya atau lalai bisa jatuh ke tanah yang bisa menjadi pembunuh bagi penduduk lainnya," ucapnya.

    Mobil Terbang Terrafugia. Sumber: thesun.co.uk

    Musk sebelumnya menghindari gagasan mobil terbang. Ia mengklaim bahwa mobil terbang bukan pilihan yang realistis untuk masa depan karena memiliki resiko yang besar. Dia sebelumnya mengatakan kepada Bloomberg: “Jelas, saya suka menerbangkan kendaraan. Tetapi sulit membayangkan mobil terbang menjadi solusi terukur."

    Baca: George Soros Borong Saham Tesla

    Sejumlah perusahaan saat ini sedang berlomba untuk menjadi yang pertama memproduksi massal mobil terbang yang siap untuk pasar. Beberapa produsen mengklaim mereka bisa siap pada tahun depan. Beberapa mesin sudah menjalani pengujian di seluruh dunia dengan nama-nama besar yang terlibat seperti Airbus, Audi dan Porsche.

    Perusahaan tersebut bahkan telah menghasilkan prototipe untuk menyempurnakan teknologi sebelum pengendara dapat berada di belakang kemudi.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.