Penjualan Kuartal I 2018 Positif, Honda Yakin Target Tercapai

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • New Honda BR-V di IIMS 2018. 19 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    New Honda BR-V di IIMS 2018. 19 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy mengatakan bahwa kinerja penjualan retail mobil Honda sepanjang Januari-April 2018 cukup positif. Di periode ini, mobil Honda terjual sebanyak 58.238 unit atau naik sebesar 5 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.

    “Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan produk Honda secara retail pada segmen LCGC, City Car, Hatchback, SUV dan Sedan,” kata Jonfis di sela-sela buka puasa bersama di Senayan City, Kamis malam, 24 Mei 2018.

    Baca:GIIAS 2018: Honda Siapkan Model World Premiere dan Mobil Konsep

    Tren positif di kuartal pertama ini membuat Honda optimistis dengan target penjualan sebesar 180 ribu unit hingga akhir tahun 2018. “Di beberapa model memang mengalami penurunan penjualan, tapi secara keseluruhan naik. Kami masih optimistis target 180 ribu unit tercapai,” ujarnya.

    Pada empat bulan pertama tahun ini, penjualan retail Honda di segmen Low Cost & Green Car (LCGC) melalui Honda Brio Satya tercatat sebesar 19.331 unit atau meningkat 15 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Baca: Grup Astra Financial Sponsor Utama GIIAS 2018

    Di segmen City Car yang diisi oleh Honda Brio RS juga mengalami peningkatan 12 persen dengan penjualan 3.892 unit. Penjualan Honda di segmen Hatchback melalui Honda Jazz dan Honda Civic Hatchback juga naik 19,5 persen menjadi 5.899 unit.

    Sementara di segmen SUV, penjualan Honda di bulan Januari - April 2018 naik 129 persen atau sebanyak 8.897 unit yang berasal dari Honda CR-V dan Honda HR-V 1.8L.

    Pada periode yang sama, penjualan Honda segmen Sedan juga tumbuh 7 persen setelah mengumpulkan penjualan 1.128 unit yang berasal dari Honda City, Honda Civic, Honda Accord dan Honda Civic Type R.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.