Mudik 2018 Tol Pemalang-Semarang Dilengkapi 10 Rest Area

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah mempercepat pengerasan jalan tol fungsional Pemalang-Batang, Sabtu, 26 Mei 2018. Jalur ini dapat dilalui pemudik sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan pada tanggal 8-9 Juni 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Pemerintah mempercepat pengerasan jalan tol fungsional Pemalang-Batang, Sabtu, 26 Mei 2018. Jalur ini dapat dilalui pemudik sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan pada tanggal 8-9 Juni 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Pemalang - Mudik 2018 melewati tol fungsional dari Pemalang sampai Semarang memang masih minim fasilitas. Karena masih dalam tahap pengerjaan. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menyiapkan fasilitas berupa 10 rest area sepanjang Pemalang hingga Semarang.

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa 10 tempat istirahat (rest area) sementara yang dibuat untuk pemudik dua di antarnya berada di ruas tol fungsional Pemalang - Batang dan delapan di Batang - Saemarang. "Semua dilengkapi tempat istirahat, musola, kantin, dan toliet," kata Menteri Basuki di Pemalang, Sabtu, 26 Mei 2018.

    Baca: Mudik 2018: Tol Fungsional Pemalang-Batang Dipastikan Mulus

    Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Heri TZ menjelaskan untuk penerangan hanya tersedia di rest area. Sedangkan di jalan ruas tol tidak ada. Di sepanjang ruas tol nantinya hanya dipasang tolo-tolo (pembatas jalan) yang berfungsi memantulkan sinar dari lampu mobil.

    Penggunaan tolo-tolo dipinggir jalan supaya pemudik dapat melihat pembatas jalan sepanjang ruas tol fungsional yang gelap di malam hari. "Sehingga ketika kena lampu mobil akan mantul yang menunjukan pembatas jalan," tuturnya.

    Baca: Mudik 2018: Belum Ada Lampu, Tol Pemalang-Batang Pakai Tolo-tolo

    Bagi pemudik yang melintas di jalur ini sebelumnya telah mengisi penuh bensin karena di ruas tol ini belum ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Meski demikian, di setiap rest area disediakan kantung bensin berisi 20 liter untuk keadaan darurat.

    "Untuk mengisi top up (isi ulang) kartu e-toll bisa diisi maksimal Rp 2 juta, itu sebaiknya dipenuhi saja. Bensin juga diisi full untuk antisipasi  karena tol fungsional ini hanya menyediakan bensin berbentuk dispenser dan kantung bensin 20 liter," kata Heri.

    Dikhawatirkan nanti saat puncak mudik 2018 kantung bensin berisi 20 liter ini habis. "Meskipun kantung bensin tersedia di sepuluh rest area Pemalang sampai Semarang. Tapi kita antisipasi dengan melakukan isi full bensin sebelum masuk tol fungsional ini," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.