THR PNS 2018, Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Akan Terdongkrak

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Toshiyuki Inuma (kanan), Executive Vice President Johannes Loman (kiri) dan para Marketing Director Shigeto Kimura (kedua kiri) dan Thomas Wijaya memperkenalkan All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125 di Jakarta, 16 April 2018. Motor-motor tersebut dipasarkan dengan harga Rp22,5 juta untuk 150 cc dan Rp19,1 juta tipe 125 cc CBS dan Rp19,9 juta untuk tipe 125 cc CBS ISS. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Toshiyuki Inuma (kanan), Executive Vice President Johannes Loman (kiri) dan para Marketing Director Shigeto Kimura (kedua kiri) dan Thomas Wijaya memperkenalkan All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125 di Jakarta, 16 April 2018. Motor-motor tersebut dipasarkan dengan harga Rp22,5 juta untuk 150 cc dan Rp19,1 juta tipe 125 cc CBS dan Rp19,9 juta untuk tipe 125 cc CBS ISS. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah telah mengumumkan akan membayarkan tunjangan hari raya atau THR PNS 2018 dan gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil, Polri dan TNI. Kebijakan tersebut diprediksi akan mendongkrak penjualan sepeda motor. Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengungkapkan, tunjangan hari raya yang baru saja diumumkan oleh pemerintah akan menjadi faktor pendorong tambahan bagi masyarakat untuk melakukan pembelian sepeda motor.

    Selain tunjangan hari raya (THR), faktor pendorong lainnya adalah stabilitas kondisi ekonomi, masa penen, dan harga komoditas yang stabil. “Terakhir ini, pemerintah mengejutkan kan, THR itukan signifikan naik. Info-infonya minimal bisa lima kali naik,” kata Thomas di Jakarta, Jumat 25 Mei 2018.

    Baca: AISI: Dolar Naik Belum Berpengaruh ke Industri Sepeda Motor

    Dia menjelaskan, kondisi-kondisi tersebut dapat membuat penjualan motor Honda mengalami peningkatan 15 persen—20 persen pada Mei—Juni 2018 dibandingkan dengan penjualan pada tahun lalu. Prediksi peningkatan penjualan pada Mei—Juni 2018, lanjut Thomas, untuk penjualan ritel dan penjualan ke diler atau wholesales. “Bisa tumbuh 15 persen-20 persen. Kalau Ramadhan bisa 20 persen dibanding tahun lalu,” katanya.

    Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan ke diler sepeda motor Honda pada Mei dan Juni 2017 masing-masing sebesar 394.751 unit dan 263.854 unit. Oleh karena itu, dalam perhitungan Bisnis, penjualan Honda diprediksi bisa mencapai 473.701 unit pada Mei 2018 dan 316.625 unit pada Juni 2018 dengan asumsi peningkatan hingga 20 persen pada masing-masing bulan.

    Baca: Tip Berkendara Sepeda Motor di Bulan Ramadan

    Dia memperkirakan, segmen sepeda motor matik seperti BeAT dan Vario akan mengalami peningkatan signifikan. "Hampir semua, tapi segmen-segmen di BeAT dan Vario Techno, dan beberapa motor bebek juga mengalami kenaikan, sport relatif naik tapi tidak signifikan," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.