Kamis, 22 November 2018

BMW X2 Dikabarkan Dirilis dengan Model Baru Tanpa Atap

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar renderan BMW X2. Sumber: motor1.com

    Gambar renderan BMW X2. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Range Rover Evoque Convertible kini harus waspada. Pasalnya, Pada awal tahun ini, kemungkinan BMW X2 sudah tidak menggunakan atap dan seorang pejabat BMW membenarkan rencana untuk memiliki model bentuk kendaraan tanpa atap.

    Berbicara kepada Digital Trend, Direktur Perencanaan dan Strategi Produk BMW, Ralph Mahler, menyatakan pendapatnya tentang SUV konvertibel. “Ini topik yang sangat menarik,” katanya. 

    Baca: BMW R NineT Scrambler Tampil di Film Mission Impossible Fallout

    “Semua pertanyaan seperti ini telah kami tanyakan pada kami di masa lalu. Apakah ada kemungkinan atau tidak, apakah ada pasar atau tidak. Jika melihat saat ini, kami tidak memilikinya tetapi saya pikir itu masih pertanyaan menjadi yang menarik,” ujar Mahler. 

    Tetapi bukan berarti X2 atau model lain dari jajaran "X" BMW akan kehilangan atapnya di tahun-tahun mendatang. Pernyataan Mahler menunjukkan bahwa perusahaan setidaknya terbuka untuk gagasan gaya kontroversial seperti itu. Seperti Nissan Leaf yang telah diubah menjadi konsep konversi one-off atau tanpa atap. Segala sesuatu mungkin saja terjadi. 

    Baca: BMW Adakan Technical Update untuk Beberapa Model, Ini Penyebabnya

    Saat ini, BMW sedang sibuk dengan SUV unggulannya yaitu X7 yang dijadwalkan meluncur akhir tahun ini. Begitu juga dengan X5 yang serba baru. Tidak hanya itu, rumor telah muncul tentang kemungkinan X8 yang diduga dijadwalkan dirilis pada awal 2020.  

    Tidak ketinggalan X3 dan X4 akan melahirkan versi M, sehingga SUV yang dapat dikonversi mungkin tidak memiliki peringkat tinggi di daftar prioritas BMW. 

    MOTOR1


  • BMW
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.