Suku Bunga Naik, Mercedes-Benz Siapkan Subsidi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model berpose di samping Mercedes-Benz model E-Class terbaru saat peluncurannya di Jakarta, 7 APril 2017. Sedan eksekutif generasi kesepuluh ini hadir dengan desain yang

    Model berpose di samping Mercedes-Benz model E-Class terbaru saat peluncurannya di Jakarta, 7 APril 2017. Sedan eksekutif generasi kesepuluh ini hadir dengan desain yang "stylish" serta dilengkapi sejumlah teknologi mutakhir dan sistem infotainment terbaru. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia akan memberikan promo atau subsidi bunga sebagai strategi menghadapi peningkatan suku bunga pinjaman jika diperlukan.

    Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operations & Product Management MBDI, mengungkapkan, pihaknya akan memberikan promo atau subsidi bunga jika suku bunga pinjaman mengalami kenaikan tinggi dengan peningkatan suku bunga pinjaman.

    Baca: Januari-April 2018 Penjualan Mercedes-Benz Naik 21,5 Persen

    “Kalau agak tinggi, kita kasih promo, subsidi bunga, biasanya case by case,” kata Kariyanto, Rabu 30 Mei 2018.

    Dia menjelaskan, strategi perusahaan tersebut akan tergantung pada ketersediaan stok kendaraan yang dimiliki oleh Mercedes-Benz. Menurutnya, pihaknya akan mengikuti mekanisme pasar ketika stok kendaraan sedang sehat.

    Perusahaan memiliki parameter sendiri terkait dengan batas sehat atau tidaknya stok yang dimiliki, dan ukurannya berbeda-beda pada setiap stoknya.

    Baca: Suzuki Jimny 2018 Mini Mercy G-Class Siap Dikirim ke Asia

    Stok kendaraan yang dimiliki perusahaan, lanjutnya, berbanding lurus dengan kondisi penjualan kendaraan. Oleh karena itu, stok kendaraan sedan Mercedes-Benz E-Class merupakan yang tertinggi mengingat kontribusi penjualannya yang paling banyak.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.