Penyebab Royal Enfield Jadi Langganan Motor Militer

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Royal Enfield Classic 500 Pegassus terinspirasi dari kendaraan Perang Dunia II. Sumber: auto.ndtv.com

    Royal Enfield Classic 500 Pegassus terinspirasi dari kendaraan Perang Dunia II. Sumber: auto.ndtv.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Royal Enfield telah memiliki hubungan baik dengan militer tidak hanya dengan tentara Inggris tetapi juga dengan pasukan bersenjata di India. Bahkan, pabrikan yang berbasis di Inggris awalnya memasok sepeda motor ke tentara India 63 tahun yang lalu dan akhirnya mendirikan pangkalannya di Madras (sekarang Chennai), di mana tetap beroperasi hingga hari ini.

    Berbicara di sela-sela peluncuran Royal Enfield Classic 500 Pegasus, Kepala Bisnis Royal Enfield India, Shaji Koshy mengatakan, "Royal Enfield datang ke India pada tahun 1955 untuk memasok ke tentara India karena ini adalah satu-satunya motor yang cocok untuk digunakan di semua medan di Himalaya dan semua daerah perbatasan. Kami menjual ke pasukan militer, dan polisi."

    Baca: Royal Enfield Pilih Bangun Pabrik di Thailand Dibanding Indonesia

    Koshy menambahkan bahwa tentara India memesan sepeda motor setiap dua hingga tiga tahun untuk sekitar 2.000-3.000 unit. Sasis yang kokoh dan mesin yang lebih sederhana membuatnya mudah digunakan untuk tentara, sementara kombinasi torsi besar pada putaran rendah membuat motor Royal Enfield mampu melewati beberapa medan terberat dan di berbagai kondisi iklim.

    Pada Seri Pegasus bukan kali pertama Royal Enfield melahirkan desain militer. Merayakan hubungannya dengan tentara India, RE sebelumnya memperkenalkan Royal Enfield Classic 500 Desert Storm pada tahun 2011, yang diikuti oleh model Classic 500 Dispatch edisi terbatas yang diperkenalkan pada tahun 2015. Ada juga warna Skuadron Biru yang diperkenalkan pada tahun 2015, sementara edisi baru-baru ini, edisi Stealth Black diperkenalkan, semuanya terinspirasi dari militer.

    Sementara Classic 500 telah menjadi motor paling populer dengan angkatan bersenjata India, RE Himalayan kemungkinan akan ditawarkan ke angkatan darat karena kemampuannya di jalur offroad. Menanggapi hal yang sama, Koshy berkata, "Tantangan kami saat ini dengan Himalaya adalah untuk memenuhi permintaan saat ini sebelum kami menawarkan kepada angkatan bersenjata."

    Baca: Royal Enfield Classic Pegassus Terinsipasi dari Perang Dunia II

    Berbicara tentang Royal Enfield Classic 500 Pegasus, sepeda motor edisi terbatas ini memberi penghormatan kepada pasukan penerjun angkatan bersenjata Inggris yang bertugas selama Perang Dunia II. Pabrikan yang berbasis Redditch memproduksi Flying Flea, sepeda motor ringan 125cc dua-stroke yang diturunkan di belakang garis musuh dan digunakan oleh tentara.

    CAR AND BIKE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.