SS600 ARRC Jepang: Anthony West Juara, Yudhistira Podium

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Manual Tech Kawasaki Racing, Ahmad Yudhistira ini mampu menunjukkan prestasinya tahun ini. Ia mampu meraih peringkat kelima di kelas SuperSport 600cc dengan pengumpulan 125 poin. Musim ini, Yudhistira mampu meraih tiga kali podium dan satu kali tidak membalap. Meski demikian, Tim Manual Tech tahun ini menjadi juara tim di Asia Road Racing Championship. kawasaki-cp.khi.co.jp

    Pembalap Manual Tech Kawasaki Racing, Ahmad Yudhistira ini mampu menunjukkan prestasinya tahun ini. Ia mampu meraih peringkat kelima di kelas SuperSport 600cc dengan pengumpulan 125 poin. Musim ini, Yudhistira mampu meraih tiga kali podium dan satu kali tidak membalap. Meski demikian, Tim Manual Tech tahun ini menjadi juara tim di Asia Road Racing Championship. kawasaki-cp.khi.co.jp

    TEMPO.CO, Jakarta - Anthony West, pembalap Webike Ikazuchi Trickstar menunjukkan pengalamannya sebagai pembalap kawakan dengan menjuarai race kedua di kelas Supersport 600cc Asia Road Racing Championship atau ARRC di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu 3 Juni 2018. Ia berada di depan pembalap Yamaha ASEAN, Kemith Kubo asal Thailand dengan selisih 0,377 detik. "Persaingan kali ini juga sangat ketat sebentar saja saling salip. Saya mencoba memperbaiki balapan yang kemarin," kata West usai balapan.

    Baca: SS600 ARRC Suzuka: Kawasaki Kuasai Podium, Andi Farid Tersungkur

    Bagi Kemith Kubo, podium yang diraihnya ini adalah prestasi yang menggembirakan. "Ini adalah podium pertama saya. Saya senang dan saya bisa membuktikan bahwa saya bisa," ujarnya. Pada tikungan terakhir, Kubo sempat bersaing ketat dengan pembalap Manual Tech KYT Kawasaki Racing Ahmad Yudistira, Azlan Shah Kamaruzaman dan Yuki Ito rekan satu timnya hingga garis.

    Pembalap Indonesia, Ahmad Yudistira mampu mencuri podium. Ia berselisih 0,406 dengan Anthony West. Yudhistira sebelumnya hanya berada di urutan kelima namun menjelang 2 lap terakhir. Ia memaksimalkan motornya. Menurut Yudhis, dirinya kesulitan dengan ban yang dipakai ketika pembalap lain menggunakan kompon lembut. "Saya tetap memakai ban lama saya kesulitan. Saya hanya mencoba mengamankan podium," katanya.

    Balapan Supersport sempat dihentikan ketika terjadi kecelakaan pada pembalap tim Webike Ikazuchi Trickstar asal Australia. Balapan baru dilakukan sekitar 15 menit kemudian. Para pembalap sempat mengganti dengan ban bertipe kompon lembut. Adapun posisi Azlan Shah hanya mampu berada di posisi kelima dibelakang pembalap Jepang, Yuki Ito.

    Baca: AP250 ARRC Jepang: Tiga Pembalap Indonesia Kuasai Podium

    Pembalap Indonesia lainnya, Andi Farid dari Astra Honda Racing Team sukses meraih posisi keenam. Hasil ini cukup baik dibandingkan posisi start yang berada di urutan ke-10. Tak hanya itu, hasil ini telah mengobati kekecewaan pada race pertama yang gagal menuai poin karena harus mencium gravel akibat ban belakang keluar jalur lintasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.