Melintas di Tol Fungsional saat Mudik 2018, Maksimal 40 KM/Jam

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konstruksi Jembatan Kali Pepe yang menghubungkan tol fungsional Salatiga-Colomadu dipercepat agar dapat digunakan arus mudik 2018. 4 Juni 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Konstruksi Jembatan Kali Pepe yang menghubungkan tol fungsional Salatiga-Colomadu dipercepat agar dapat digunakan arus mudik 2018. 4 Juni 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus mudik 2018 dapat melintasi tol tanpa putus dari Merak ke Jakarta, hingga Surabaya. Tol Merak-Jakarta-Cikampek, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan merupakan tol operasional yang selama ini sudah beroperasi.

    Sedangkan tol Pejagan-Pemalang masih fungsional tapi konstruksinya sudah 99 persen rampung dan siap untuk dipoperasikan. Tol Pemalang-Batang masih fungsional yang sebagian ruas tolnya sudah dilapis aspal, dan sebagian lagi baru dilapis beton rigid pavement dan lane concrete (lapisan beton tipis).

    Baca: Menteri PUPR: Tol Merak-Surabaya Siap Dilalui Arus Mudik 2018

    Untuk tol fungsional Batang-Semarang, kondisinya berupa lapisan beton, sudah ada yang rigid favement tapi lebih banyak ruas tol yang baru dilapis lane concrete.

    Tol fungsional dengan lapisan beton tipis (lane concrete).

    Semarang-Salatiga kondisi tolnya sudah operasional dengan tanpa hambatan. Salatiga-Boyolali-Colomadu masih fungsional satu lajur. Konstruksi jalan tol sebagian berupa rigid pavement dan lace concrete.

    Staf SDMU Bidang Humas PT Jasamarga Solo Ngawi Hudja Arafuddin menghimbau agar pemudik berhati-hati saat melintas di tol fungsional dengan konstruksi jalan rigid pavement dan lane concrate.

    Sebab, kontur jalan masih belum rata dan cenderung bergelombang. "Waspada dan hati-hati dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam," kata Hudja saat dihubungi Tempo di Solo, 4 Juni 2018.

    Pemudik dari Jakarta arah Surabaya yang melintas di tol fungsional Salatiga-Colomadu dapat langsung melanjutkan perjalanan melalui tol Colomadu-Ngawi, Ngari-Kertosono, Kertosono-Surabaya.

    Sedangkan untuk ruas tol tol Solo-Kertosono seksi Colomadu-Ngawi sepanjang 90,35 kilometer, Ngawi-Kertosono (88,36 kilometer) sudah bisa dikategorikan sebagai tol operasional tanpa biaya alias gratis selama mudik 2018.

    Baca: Mudik 2018: Jembatan Kali Kuto Bisa Dilalui H-2, Ini Skenarionya

    Tol ini sudah beroperasi untuk 2 lanjur selama 24 jam. Kendaraan yang melintas di jalur ini dapat memacu kendaraannya dengan kecepatan 80-100 kilometer per jam. "Tapi tetap disarankan untuk tidak melebihi batas kecepatan (100 kilometer per jam) demi keamanan pemudik," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).