Inilah Pentingnya Kondisi Ban yang Prima Saat Mudik 2018

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garis merah dan putih pada ban Bridgestone baru.

    Garis merah dan putih pada ban Bridgestone baru.

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kondisi ban yang tidak prima yang bisa terjadi saat mudik 2018. Berdasarkan data Korlantas Polri periode Januari-Mei 2017, terjadi 37.204 kasus lakalantas dengan korban jiwa sebanyak 9.034 orang dan luka berat 6.357 orang.

    Sebagian besar dari kasus lakalantas tersebut diketahui terjadi akibat keteledoran mengemudi dan lalai dalam memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan. Data Jasa Marga menunjukkan dari 5.000 kejadian kecelakaan di jalan tol selama periode dua tahun ternyata 23 persen disebabkan oleh pecah ban.

    Founder PT.Himawan Putra, Prayitno Himawan mengatakan secara alami kondisi kaki- kaki kendaraan paling sering luput dari perhatian pengemudi. Padahal jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama bisa berakibat sangat fatal.

    Baca:

    Mudik 2018: Toilet Wanita di Rest Area Ditambah
    Tol Pejagan-Pemalang Siap Digunakan untuk Mudik 2018

    Mengabaikan kondisi kaki-kaki mobil dapat menyebabkan ban cepat aus dan memperbesar kemungkinan pecah ban saat berkendara pada kecepatan tinggi dalam waktu lama. Seperti ketika berlibur akhir pekan atau mudik.

    “Memperhatikan kondisi kaki-kaki kendaraan ini paling krusial menjelang melakukan perjalanan mudik karena selain jarak tempuh yang jauh. Umumnya kendaraan dijejali muatan yang maksimal dan ada dorongan untuk segera sampai ke tujuan. Akibatnya rentan terjadi kecelakaan,” katanya, dalam pernyataan persnya, Senin 4 Juni 2018.

    Manajer Training Hunter, Nurcahyo Adi Pranggono menjelaskan pemakaian harian di kota kerap tidak disadari memberikan kemungkinan berubahnya sudut kaki-kaki mobil.

    Simak juga:

    Mudik 2018: Jembatan Kali Kuto Bisa Dilalui H-2, Ini Skenarionya
    Melintas di Tol Fungsional saat Mudik 2018, Maksimal 40 KM/Jam

    Sebut saja ketika berkendara di jalanan kota dan harus melewati jalan berlubang, melewati polisi tidur, menyerempet trotoar dan menggilas medan jalan pada saat berbelok.

    Sebagai salah satu top brand otomotif di Indonesia, Hunter memiliki teknologi Hunter Quick Check yang telah dipatenkan dan dapat melakukan pengecekan kaki-kaki kendaraan (spooring), hanya dalam waktu semenit.

    Teknologi Hunter menggunakan double dual camera beresolusi tinggi (20 mega pixel) dan teknologi Quick Grip Wheel Adaptor yang memungkinkan deteksi sudut kaki-kaki kendaraan maupun copot dan pasang ban dengan cepat yang menjamin kondisi pelek. Hal ini untuk menjamin keamanan konsumen terutama saat mudik 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menurut WHO, Kanker Membunuh 8 Juta Orang Selama 2018

    Menurut WHO, kanker menjadi pembunuh nomor wahid. Penyakit yang disebabkan faktor genetis dan gaya hidup buruk itu membunuh 8 juta orang selama 2018.