Rabu, 26 September 2018

Posko Mudik 2018 Yamaha Beroperasi, Merek Lain Bisa Servis Gratis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha menyediakan 44 layanan bengkel dan posko jaga mudik 2018. Layanan ini mulai beroperasi pada 10 Juni hingga 17 Juni 2018. Dok Yamaha

    Yamaha menyediakan 44 layanan bengkel dan posko jaga mudik 2018. Layanan ini mulai beroperasi pada 10 Juni hingga 17 Juni 2018. Dok Yamaha

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menyediakan 44 layanan bengkel dan posko jaga mudik 2018. Layanan bengkel dan posko jaga ini dibuka mulai 10 Juni hingga 17 juni 2018 di area Sumatera, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat.

    M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT YIMM berharap fasilitas layanan bengkel dan posko jaga tersebut mampu menambah kenyamanan pemudik yang menuju ke kampung halaman maupun saat kembali ke kota.

    Baca: Mudik 2018: Astra Honda Motor Berangkatkan 2.625 Konsumen

    ”Yamaha selalu mendukung perjalanan mudik masyarakat Indonesia dengan membuka pos jaga dan bengkel jaga tiap tahu,” kata Abidin dalam siaran pers yang diterima Tempo, Minggu, 10 Juni 2018.

    Menurut Abidin, Pos jaga dibuka 24 jam dan untuk bengkel jaga dibuka selama 8 jam. Di pos jaga dan bengkel jaga Yamaha, para pemudik dapat merasakan kenyamanan beristirahat dan fasilitas seperti mushola, bale istirahat, free snack dan minuman, massage, free souvenir, free wi-fi, games. “Servis gratis untuk semua merek motor, tentu dengan syarat dan ketentuan ya,” ujarnya.

    Baca: Astra Motor Yogya Siapkan Bale Santai Honda saat Mudik, Isinya

    Yamaha, lanjut Abidin, juga menyediakan display skuter matik anyar Yamaha Lexi dan para pengunjung bisa melakukan test ride sambil beristirahat di posko jaga mudik 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.