Rabu, 26 September 2018

Perjalanan Mudik Bisa Akibatkan Sakit Punggung, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kemacetan kendaraan pemudik. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ilustrasi kemacetan kendaraan pemudik. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kenyamanan interior menjadi salah satu dari 10 alasan terbesar dalam menentukan keputusan membeli mobil. Berdasarkan hasil riset pelanggan Chevrolet, sekitar 95 persen pembeli menganggap ruang kaki luas dan kursi nyaman sebagai elemen yang penting dalam membeli mobil.

    Chatchawan Chantaket, General Director of Product Engineering, GM Southeast Asia, mengatakan bahwa para pelanggan Chevrolet menyatakan ketika mengemudi pada jam-jam macet, tempat duduk yang nyaman menjadi sangat penting. "Kami mendengarkan pelanggan dan menjawab kebutuhan mereka dengan menyediakan kursi yang tidak hanya nyaman, tetapi tahan lama,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu 13 Juni 2018.

    Baca: Pengendara Disarankan Pakai BBM Pertamax saat Mudik, Alasannya..

    Penduduk Jakarta kerap menghadapi perjalanan panjang dalam aktivitas sehari-harinya, dengan menghabiskan rata-rata 63 jam per tahun pada jam-jam sibuk di jalan raya. INRIX Global Traffic Scorecard mencatat Indonesia sebagai negara peringkat kedua secara global dalam waktu yang dihabiskan dalam kemacetan pada jam-jam sibuk.

    Dalam perayaan Idul fitri atau mudik, kemacetan bahkan menjadi hal yang tak terelakkan. Banyak para pemudik yang rela mengemudi berjam-jam untuk tiba sampai tempat tujuan dan bertemu dengan keluarga. Dalam menghadapi hal seperti ini, kenyamanan jok mobil menjadi kunci penting dalam menjaga mudik tetap aman.

    Para ahli kesehatan mengatakan bahwa duduk terlalu lama dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, termasuk sakit punggung. Hal ini disebabkan, posisi duduk memberikan beban 40 persen lebih banyak banyak pada tulang belakang dibandingkan ketika berdiri.

    Baca: 
    Mudik 2018: Begini Trik Melintasi Tanjakan Terjal Kali Kenteng
    Mudik 2018: Kiat Agar Perjalanan Lebih Nyaman dan Aman

    Chase Scheiner, seorang Kiropraktor asal Amerika Serikat yang berbasis di Bangkok, mengatakan masyarakat menghabiskan waktu dengan duduk lebih sering karena bekerja dan mengemudi dalam kemacetan. Hal ini membawa dampak buruk bagi punggung.

    "Jadi, ketika bepergian dengan mobil, masyarakat harus memilih kendaraan dengan kursi yang nyaman dan kontur terbaik untuk memberikan sandaran pinggang pada bagian bawah tulang belakang serta bantalan di bagian samping untuk meningkatkan kenyamanan serta sandaran," ujarnya.

    Adapun, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terkait kenyamanan tempat duduk dalam kendaraan, Chevrolet menyediakan kursi yang dapat disesuaikan secara elektronik pada produk Trailblazer. SUV dengan kapasitas 7 penumpang tersebut memiliki theater-style seating. Ventilasi AC juga dapat dikontrol secara individu juga tersedia bahkan untuk penumpang baris ketiga.

    Untuk dapat lebih meningkatkan kenyamanan pengemudi, Trailblazer juga memiliki suspensi halus yang disetel dengan digressive shocks, sehingga memberikan kenyamanan berkendara dan stabilitas yang unggul dengan SUV.

    Untuk menjaga kenyamanan penumpang di belakang, teknisi kursi di GM menggunakan berbagai percobaan ilmiah untuk memastikan jok kendaraan memberikan kenyamanan optimal.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.