Herjun Atna Kibarkan Merah Putih di Thailand Talent Cup

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Herjun Atna Firdaus (Astra Honda Racing School) motor nomor 19 tampil sebagai juara 2 Thailand Talent Cup di Buriram, Thailand, Minggu, 17 Juni 2018. (Thailand Talent Cup)

    Herjun Atna Firdaus (Astra Honda Racing School) motor nomor 19 tampil sebagai juara 2 Thailand Talent Cup di Buriram, Thailand, Minggu, 17 Juni 2018. (Thailand Talent Cup)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pembalap belia Indonesia yang berada di bawah naungan Astra Honda Racing School (AHRS) Herjun Atna Firdaus berhasil meraih podium juara 2 di balap motor Thailand Talent Cup di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu, 17 Juni 2018.

    Herjun tampil agresif meski dikepung pembalap tuan rumah. Herjun finish dengan catatan waktu total 18 menit 19,927 detik. Raihan itu hanya beda sangat tipis, yaitu 0,007 detik di belakang pembalap Thailand, Piyawat Patoomyos, pada balapan yang super ketat.

    Pembalap yang baru menginjak usia 14 tahun itu mengawali balapan dari posisi ke-3. Di awal balapan, Herjun langsung memisahkan diri dari rombongan depan bersama satu pebalap Thailand dengan nomor motor 9.

    Baca: 3 Pembalap AHM Penerus Mario Aji di Thailand Talent Cup

    Sepanjang balap yang berlangsung selama 10 putaran itu, mereka berdua bersaing sangat ketat. Namun sayang, di tikungan terakhir, Herjun kalah late brake dan harus rela menyerahkan podium tertinggi.

    Usai balapan, Herjun mengaku kalau sejak awal dirinya berusaha membalap dengan lebih sabar. Hasilnya memang baik, mampu memisahkan diri dari rombongan. Dia pun menyatakan sangat menikmati pertarungan dengan pebalap Thailand untuk menjadi yang terbaik.

    ”Di tikungan terakhir posisi line dia lebih menguntungkan untuk melakukan braking lebih dekat. Saya berusaha akselerasi secepat mungkin tapi tetap belum mampu mengamankan posisi 1. Semoga di seri berikutnya saya mampu meraih podium 1,” kata Herjun dalam siaran pers yang diterima Tempo, Minggu, 17 Juni 2018.

    Sementara itu, dua pembalap AHRS lainnya, Muhammad Hildan Kusuma dan Abdul Gofar sejak awal Race ke-2 ini terjebak dengan rombongan banyak pembalap. Mereka dan banyak pebalap lain saling berebut posisi. Ini yang membuat Hildan dan Gofar tertinggal dengan grup depan.

    Baca: Adenanta, Bocah Magetan yang Menghebohkan Thailand

    Hildan di lap akhir mampu maju hingga posisi 5. Gofar yang awalnya berada di posisi ke-4 turun ke posisi 8 karena manuver pembalap lain. Sayang sekali, pada akhir balapan, pengawas lomba memberi penalti 10 detik untuk Hildan karena alasan ”exspeed track limit”. Karena hukuman itu, posisi final Gofar jadi naik di posisi ke-7. Sedangkan Hildan harus turun peringkat ke posisi 14.

    GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Agustinus Indraputra mengatakan perjuangan pebalap belia hasil binaan balap berjenjang yang dilakukan perusahaan ini menunjukkan peningkatan tajam dan patut diberi apresiasi.

    ”Kami bangga dengan pencapaian ini. Pengalaman para pebalap pada seri ke-2 Thailand Talent Cup ini diharapkan mampu memberikan pelajaran berharga untuk meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujar Indraputra.

    Dengan hasil itu, Herjun naik peringkat untuk mengisi posisi keempat dengan raihan 50 poin. Sementara Hildan masih mantap di posisi kedua dengan total poin sementara 56. Sedangkan Gofar ada di posisi keenam klasemen dengan 44 poin.

    Hingga saat ini, Thailand Talent Cup 2018 masih menyisakan lima putaran (seri) hingga akhir tahun. Putaran berikutnya akan dihelat pada 12-15 Juli 2018. Peluang para pembalap Indonesia siswa AHRS menjadi kampiun masih sangat terbuka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.