Tabrakan Usai Selebrasi Kemenangan Terjadi di Moto2, Siapa Salah?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Red Bull KTM Ajo Miguel Oliveira memenangkan balapan Moto2 di Sirkuit Valencia, Spanyol, Minggu 12 November 2017

    Pembalap Red Bull KTM Ajo Miguel Oliveira memenangkan balapan Moto2 di Sirkuit Valencia, Spanyol, Minggu 12 November 2017

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan usai selebrasi kemenangan terjadi di balap Grand Prix Moto2 yang digelar di Sirkuit Catalunya, Spanyol Minggu 17 Juni 2018. Tabrakan ini terjadi antara pembalap Red Bull KTM Ajo, Miguel Oliveira dengan Simone Corsi dari Tasca Racing Scuderia Moto2. Untungnya, kedua pembalap tidak mengalami cidera yang serius. Hanya saja, motor milik Simone Corsi yang bernomor 24 rusak parah roda depan sudah tak berbentuk.

    Awalnya, Oliveira yang mampu meraih podium kedua melakukan selebrasi setelah mampu melaju dari posisi 17 saat start dimulai. Oliveira memang cukup perkasa dalam balapan, ia bahkan sempat beberapa lap memimpin balapan sebelum akhirnya disalip Fabio Quartararo dari HDR-Speed Up Racing yang menjadi juara kali ini.

    Baca:
    Moto2 Catalunya: Fabio Juara, Alex Marquez Ke-3, Dimas Ekky..

    3 Penyebab Dimas Ekky Kurang Kompetitif saat Debut Moto2

    Saat melewati lintasan lurus di depan paddock sepanjang 1.047 meter, Oliveira melambat padahal pembalap lain masih memacu motornya dengan kencang. Akhirnya saat mendekati tikungan, terjadi tabrakan yaitu motor Oliveira ditabrak dari belakang oleh Simone Corsi. Sebenarnya dari kamera motor Oliveira beberapa kali pembalap lain menyalipnya dengan kecepatan tinggi namun bisa menghindar meskipun sudah sangat dekat.

    Sesuai aturan FIM, pembalap dilarang melambat usai garis finis. Ia diperbolehkan melakukan selebrasi usai melewati lintasan lurus usai garis finis. Sehingga berdasarkan aturan tersebut, Oliveira adalah pihak yang salah.

    Baca: Moto2 Catalunya: Dimas Ekky Akan Pakai Sasis Baru

    Kasus kecelakaan serupa pernah menimpa pembalap Indonesia, Muhammad Fadli Immamuddin saat balapan Asia Road Racing Championship di kelas Supersport 600 cc di Sirkuit Sentul pada 2015. Saat itu, Fadly meraih kemenangan dan meluapkan kegembiraannya dengan menepi sambil menjulurkan kakinya. Tiba-tiba dari belakang pembalap dari Thailand Jakkrit Sawangswat menabrak Fadli hingga kedua jatuh. Akhirnya, dokter mengamputasi kaki Fadli karena mengalami luka parah.

    Adapun Jakkit mengatakan tidak mengetahui jika balapan sudah selesai. Ia mengira balapan masih menyisakan satu lap lagi sehingga ia memacu motornya sangat kencang sebelum menabrak Fadli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.