Di Cina, Ada Kembaran Suzuki Jimny Harga Tak Sampai Separuhnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chok G1 mobil listrik dengan model meniru Suzuki Jimny. Sumber: carnewschina.com

    Chok G1 mobil listrik dengan model meniru Suzuki Jimny. Sumber: carnewschina.com

    TEMPO.CO, Beijing - Popularitas Suzuki Jimny pun menarik bagi produsen lokal Cina untuk memproduksi model yang sama. Sebuah pabrikan lokal Cina, Dayang Motorcycle yang menjadi salah satu produsen sepeda motor terbesar di negara Panda ini merakit tiruan Suzuki Jimny. Mereka memberi nama mobil tersebut Chok G1 dan menempelkan motor listrik sebagai penggerakknya.

    Baca:
    Suzuki Jimny 2019 Dirilis Juli, Simak Sejarah 4 Generasi
    Resep Si Mungil Suzuki Jimny Bisa Jadi Monster Offroad
    Mesin Suzuki Jimny 2019 Akan Naik Kapasitas Menjadi 1,5 Liter

    Dayang meracik tiruan Suzuki Jimny ini hanya 90 persen sama dengan produk aslinya. Namun, jika diamati lebih dekat ukuran atau dimensinya lebih kecil. Soal model, gril, hingga bagian bumper belakang sama. Perbedaan utama mesin Suzuki Jimny asli menggunakan mesin bensin berkapasitas 1,2 liter dengan tenaga 85 tenaga kuda.

    Chok G1 mobil listrik dengan model meniru Suzuki Jimny. Sumber: carnewschina.com

    Adapun Chok G1 menggunakan motor listrik yang menghasilkan tenaga 8 hp. Mobil imut ini memiliki kecepatan tertinggi yang dapat diraih 46 kilometer per jam, dan jangkauan hingga 200 kilometer. Harga berkisar dari 44,800 atau sekitar Rp 96 juta hingga 51,800 yuan lebih murah dari harga jual Suzuki Jimny 1998 141.800 dan berakhir pada 160.800 yuan.

    Baca: Keunggulan Jeep Renegade 2019 Dibandingkan Suzuki Jimny

    Pada dasbor Chok memiliki desain sendiri, dengan panel instrumen digital, sesuatu yang tidak dimiliki Suzuki Jimny. Pemindah transmisi diposisikan di antara ventilasi udara, dan tempat menaruh botol minuman. Pintu belakang terbuka ke kanan, seperti pada Jimny. Namun ada satu perbedaan besar: Suzuki Jimny memiliki roda cadangan di pintu, Chok G1 tidak. Mungkin perancang Chok berpikir adanya 'konde' terlihat terlalu kuno.

    CARNEWS CHINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.