Sangarnya Honda Civic Type R Rancangan Charlie Puth

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Civic Type R rancangan penyani Charlie Puth. (Honda)

    Honda Civic Type R rancangan penyani Charlie Puth. (Honda)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi top Charlie Puth punya selera tinggi dalam mendesain mobil. Sentuhan tangan dinginnya terlihat pada sebuah Honda Civic Type R berwarna gelap dengan tulisan mencolok ‘CHARLIE PUTH’ di sisi kiri dan kanan.

    Honda Civic Type R Charlie Puth ini akan ditampilkan dalam kegiatan Honda Civic Tour tahun ini. Charlie Puth ingin menyatukan penggemar hot hatch ini dengan penggemarnya.

    Baca: Honda Civic Type R Pecahkan Rekor Kecepatan di Magny Cours

    Dikutip dari siaran pers Honda, Charlie Puth yang merupakan penyanyi, penulis, dan produser itu merancang sendiri finishing hot hatch kesayangannya.

    Warna hijau keabu-abuan di bagian atas, dan seperempat bodi bagian bawah berwarna hitam. Pada spoiler bawah, tepat di bawah bumper depan hingga belakang, ia memilih warna merah menyala. Membuat penampilannya semakin sangar.

    Honda Rebel 300 dengan warna custom ala Charlie Puth. (Honda)

    Tidak hanya mobil, Charlie Puth juga merancang finishing sepeda motor Honda Rebel 300. Motor itu juga menjadi bagian dari Honda Civic Tour. Untuk motor ini, Charlie Puth tidak menorehkan namanya di atas kanvas, hanya saja, ia memilih warna-warna yang menggambarkan sebuah petualangan.

    Baca: Honda Civic Type R Dimodif Menjadi Pikap, Ini Sosoknya

    Kabar baiknya, konsumen memiliki kesempatan untuk memenangkan motor Honda Rebel 300 dan juga Honda Civic Type R. Tidak hanya itu bagi yang beruntung berhak mendapatkan perjalanan VIP untuk dua orang bersama Charlie Puth di Honda Civic Tour. Untuk mendaftar kunjungi situs web Honda Civic Tour.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.