Kamis, 22 November 2018

Penjulaan DFSK Glory 580 Juni 2018 Naik 3 Kali Lipat

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DFSK Glory 580 di IIMS 2018. 19 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    DFSK Glory 580 di IIMS 2018. 19 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendatang baru dari Cina, DFSK Glory 580, mencatat penjualan sebanyak 95 unit sepanjang Juni 2018. Angka ini meningkat hampir tiga kali lipat dibanding penjualan Mei 2018 yang hanya 30 unit.

    Dari data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), model Glory 580 bertransmisi CVT merupakan varian terlaris dengan penjualan sebanyak 83 unit.  12 unit sisanya merupakan varian bertransmisi manual. Selain SUV, DFSK juga mencatat penjualan sebanyak 14 unit untuk mobil pikap.

    Baca: Ini Bagian DFSK Glory 580 yang Digaransi 7 Tahun

    Dalam berbagai kesempatan, CO-CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus mengatakan bahwa perusahaannya saat ini akan fokus pada pengembangan jaringan dealer dan bengkel. Hal ini untuk menunjang jaminan servis bagi konsumen. "Jaringan dealer dan bengkel yang luas ini akan membuat konsumen merasa tenang dalam membeli mobil kami," kata Alex.

    DFSK Glory 580 diluncurkan secara resmi dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show pada April 2018. DFSK tampil mengejutkan dengan jaminan garansi selama 7 tahun, garansi terpanjang yang pernah diberikan pabrikan mobil yang dipasarkan di Indonesia.

    Baca: Genjot penjualan Glory 580, DFSK Yogya Beri Diskon Rp 15 Juta

    Mobil SUV berkapasitas 7 penumpang ini dijual dengan harga mulai dari Rp 245,9 juta hingga Rp 308 juta. Secara dimensi, DFSK Glory 580 berada di segmen yang diisi oleh Honda CR-V dan Nissan X-Trail. Kedua model itu masing-masing mencatat penjualan sebanyak 228 unit dan 26 unit pada Juni 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.