Kata Ketua HDCI Nanan Soekarna Soal Biker Harley Arogan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia Komisaris Jenderal Purn Nanan Soekarna menghadiri Indonesian Heritahe Motorcycles di Komplek Candi Prambanan Yogya, Sabtu 21 Juli 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia Komisaris Jenderal Purn Nanan Soekarna menghadiri Indonesian Heritahe Motorcycles di Komplek Candi Prambanan Yogya, Sabtu 21 Juli 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Nanan Soekarna mengatakan bukan masanya lagi bikers khususnya pengendara motor besar tampil arogan dan sok eksklusif di jalanan.

    "Dulu kan kesannya bikers itu arogan, eksklusif, merasa beda dengan orang lain, udah nggak jamannya begitu," ujar Nanan ditemui di sela event Indonesian Heritahe Motorcycles di Komplek Candi Prambanan Yogya, Sabtu 21 Juli 2018.

    Baca:
    Kisah Mantan Wakapolri Nanan Soekarna Berburu Harley Tua

    Merawat Harley Davidson Lawas Tak Sulit, Ini Tips dari Pakarnya

    Nanan yang juga mantan Wakil Kepala Polri ini menambahkan di tengah kehidupan masyarakat yang makin maju ini, bikers seharusnya bisa mengubah image yang terstigma negatif menjadi positif. Kegiatan bikers, ujar Nanan, juga seharusnya tak sekedar senang-senang saja, namum memberi manfaat pada lainnya.

    "Memang kadang masih ada saja yang berulah (arogan di jalanan), itu perorangan, ditindak tegas saja, tapi jangan (digeneralisir) ke komunitasnya," ujarnya.

    Menurut Nanan, dalam berbagai pertemuan komunitas ia selalu menegaskan bikers tak boleh lagi menganggap dirinya raja jalanan dan merugikan kepentingan pengguna jalan lain hanya karena mengendarai motor gede.

    "Setiap kesempatan saya selalu tekankan, mari tumbuhkan sikap inklusif, happy-happy kendarai motor boleh saja tapi tertib lalu lintas dan ada manfaatnya buat masyarakat," ujarnya.

    Baca:
    Tergiur Harga, Banyak Harley Davidson Tua Dijual ke Luar Negeri

    Cara Pemilik Harley Davidson Lawas Berburu Suku Cadang

    Namun, Nanan juga menuturkan agar bikers tak melulu dipandang negatif. Justru jika dimanfaatkan bikers termasuk Harley Davidson bisa menjadi penggerak sektor wisata yang efektif. "Kita bisa mencontoh event Canon Ball Run di Amerika yang digelar dua tahun sekali, bikers seluruh dunia datang ke sana dan itu potensi wisata besar," ujarnya.

    Sayangnya, ujar Nanan, sampai sekarang belum ada travel agent yang membuat paket wisata yang dikhususkan untuk bikers. "Padahal Indonesia banyak obyek wisata alam dengan jalan bagus yang bisa dijelajahi, ini juga butuh dukungan pemerintah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.