Penjualan Salip Nissan, Ini Target Wuling Selanjutnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Final inspection mobil Wuling sebelum dikirim ke dealer. Model ini dirakit di pabik Wuling di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. 9 Mei 2018. Dok. Wuling.

    Final inspection mobil Wuling sebelum dikirim ke dealer. Model ini dirakit di pabik Wuling di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. 9 Mei 2018. Dok. Wuling.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT SGMW Motor Indonesia atau Wuling Motors berambisi melanjutkan kinerja positif penjualan pada semester II/2018. Saat ini, Wuling fokus mengembangkan layanan purnajual untuk mengerek penjualan.

    Brand Manager PT SGMW Motor Indonesia Dian Asmahani mengatakan, penjualan Januari hingga Mei 2018 bergerak positif dan sedikit menurun pada Juni karena lebaran.“Kami positif saja, angkanya masih belum. Kami berharap pertumbuhan positif, semester II/2018 kami berharap pertumbuhannya lebih dari semester I,” ujarnya kepada Bisnis.

    Baca: Penjualan Wuling Confero Juni 2018 Salip Daihatsu Xenia

    Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Wuling Motors pada semeter I/2018 sebanyak 7.531 unit atau setara dengan 1,3 persen pangsa pasar penjualan kendaraan nasional. Pabrikan asal Cina ini unggul tipis atas Datsun dan menyalip Nissan.

    Dian menuturkan, penjualan Wuling sejauh ini masih mengandalkan dua produk utama yakni Confero dan Cortez. Pada tahun kedua di Indonesia, strategi Wuling ialah meningkatkan layanan purnajual (aftersales) dengan mengembangkan jaringan diler. Hingga sejauh ini Wuling telah memiliki 71 diler dan menargetkan jumlah diler menyentuh angka 80 hingga akhir tahun ini.

    “Targetnya 80 diler tapi kami optimis bisa lebih. Ada 71 diler sudah beroperasi, kami serius untuk layanan aftersales, ada garansi, ada Asuransi Wuling. Ini untuk mendukung kehadiran jangka panjang kami di Indonesia,” paparnya.

    Dian menyampaikan, Wuling juga melakukan penyesuaian harga untuk Confero, sementara Cortez tidak mengalami perubahan harga sejak dirilis ke pasar Februari lalu. Harga Confero pada Juli 2018 naik sebesar Rp3 juta yang disebabkan oleh kenaikan biaya produksi dan pajak.

    Baca: Mengintip Spesifikasi Baojun 530, Penantang Toyota Fortuner

    Dia melanjutkan, sejalan dengan visi Wuling Motors di Indonesia yang ingin hadir dalam jangka waktu panjang, Wuling bertekad menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Kemampuan menyediakan produk dengan harga terjangkau tidak lepas dari terintegrasinya pabrik Wuling dengan pemasok komponen otomotif.

    Dia mengklaim, terdapat 16 pelaku komponen lokal yang berlokasi dekat dengan pabrik Wuling yang dibangun di atas lahan seluas 60 ha dengan investasi US$700 juta. Selain itu, terdapat juga pemasok komponen dari pemain lokal sehingga tingkat tingkat kandungan komponen lokal untuk Confero sebesar 56 persen, sementara Cortez sebesar 50 persen.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.