Mitsubishi Menyiapkan Mirage Baru, Model Mirip Nissan Juke

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Mirage akan memiliki desain Nissan Juke. Sumber: carscoops.com

    Mitsubishi Mirage akan memiliki desain Nissan Juke. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Tokyo - Mitsubishi telah menyiapkan model baru Mirage yang menyasar pada pasar city car. Media lokal Jepang, Response mengungkap Mitsubishi akan mengeluarkan generasi baru setelah Mirage dirilis pertama kali pada 2012. Penerus mobil imut ini akan memiliki ukuran sedikit lebih besar bergaya crossover kompak.

    Baca: Render Mitsubishi Mirage 2020 Lebih Sporty Tak Kalah dari Jazz

    Mirage dikabarkan akan menggunakan platfom yang sama dengan Nissan Juke dan Renault Captur generasi kedua hingga teknologinya. Dengan adanya kerjasama dalam aliansi Mitsubishi-Nissan-Renault maka memungkinkan adanya alih teknologi dan desain antara ketiganya. Mirage akan dipasang di bawah Eclipse Cross, akan bersaing dengan mobil seperti Hyundai Kona dan Peugeot 2008.

    Mobil paling murah ini akan menggunakan mesin lebih kecil yaitu mesin bensin 900cc turbocharged, yang menghasilkan tenaga 94 hp. Saat ini, Mitsubishi Mirage menggunakan mesin 1,4 liter. Tak hanya mesin bensin, Mirage juga akan menggunakan mesin diesel empat silinder turbocharged 1,5 liter. Selain mesin konvensional, Mirage juga akan menggunakan mesin listrik untuk mengikuti tren. Namun, belum jelas spesifikasi mesin listriknya.

    Baca: Mitsubishi Klaim Mirage Terbaru Lebih Irit dan Bertenaga

    Mitsubishi dengan mengubah Mirage dengan desain crossover ingin menampilkan mobil mini namun sporty. Kemungkinan Mirage ini akan dirilis berbarengan dengan Nissan Juke generasi baru. Situs web Jepang tidak menyebut kapan saudara Nissan Juke berikutnya akan diluncurkan, tetapi memastikan bahwa belum akan keluar pada tahun depan.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.